Tampilkan postingan dengan label hidrokarbon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hidrokarbon. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Januari 2015

KOMPONEN PENYUSUN  MINYAK BUMI
Minyak bumi merupakan campuran yang sangat kompleks, terdiri dari senyawa-senyawa hidrokarbon, yaitu senyawa-senyawa organik yang setiap molekulnya hanya mempunyai unsur karbon dan hidrogen. Kandungan senyawa hidrokarbon murni dapat mencapai 97 - 98 % untuk minyak bumi Pensylvania dan hanya 50% untuk beberapa minyank bumi berat dari Meksiko dan Mississipi. Dalam minyak bumi, juga terdapat unsur-unsur belerang, nitrogen, oksigen, dan llogam-logam,khususnya Vanadium, nikel, besi dan tembaga yang terdapat dalam jumlah yang relatif sedikit yang terikat sebagai senyawa-senyawa organik.
Air dan garam hampir selalu terdapat dalam minyak bumi dalam keadaan terdispersi. Bahan-bahan bukan hidrokarbon biasanya dianggap sebagai kotoran karena pada umumnya akan mengganggu proses pengolahan minyank bumi dalam kilang minyak dan berpengaruh jelek terhadap mutu produk.
Senyawa-senyawa yag ditemukan dalam minyak bumi sebagai berikut :
1. alkana
Senyawa alkana ditemukan dalam bentuk rantai karbon lurus (normal alkana) dan rantai karbon bercabang (isoalkana) :
contoh :

n-oktana (C8H18)  :  CH3 (CH2)6CH3
iso-oktana (C8H18)  : (CH3)3CCH2 CH(CH3)CH3    (2,2,4-trimetil pentane)

2. Sikloalkana
Sikloalkana mempunyai rumus umum CnH2n. Dalam fraksi minyak bumi yang ditemukan hanya mempunyai cincin 5 dan 6 atom karbon
Contoh :
Metal siklopentana  (C6H12)              CH3
                                                                       \ 
                                                 H2C                CH – CH3
                                                                     
                                                  H2C    —— CH2    
Etil siklo – heksena (C8H16)                CH2
                                                                         \
                                                     H2C              CH2
                                                                        
                                                     H2C              CH2
                                                            \              
                                                                  CH2



3. Hidrokarbon aromatik
Hidrokarbon aromatik adalah hidrokarbon siklik yang rantai lingkarannya C. Senyawa yang paling sederhana dari golongan ini adalah benzena (C6H6) yang rumus bangunnya :
4. Senyawa belerang.
Selain sebagai senyawa, belerang di dalam minyak bumi juga dapat sebagai unsur belerang yang terlarut. Oleh karena itu, dalam minyak bumi banyak terkandung belerang. Kadar belerang dalam minyak mentah berkisar dari 0,04 sampai 6%. Minyak bumi di Indonesia tekenal sebagai minyak bumi berkadar belerang rendah dan sedang. Pada umumnya kandungan belerang berkisar antara 1%

5. Senyawa Oksigen
Kadar oksigen dalam minyak bumi bervariasi dari sekitar 0,1 sampai 2%. Oksidasi minyak bumi dengan oksigen terjadi karena kontak dengan udara yang berlangsung lama. Hal tersebut menyebabkan kadar oksigen dalam minyak bumi bertambah. Oksigen terutama sebagai asam organik yang terdistribusi dalam semua fraksi dengan konsentrasi yang tertinggi pada fraksi gas

6. Senyawa Nitrogen
Kadar nitrogen dalam minyak bumi umumnya rendah, berkisar kurang dari  0,1 sampai 2%. Minyak bumi yang mempunyai kadar belerang dan aspal tinggi, biasanya mempunyai kadar nitrogen yang tinggi.
Senyawa nitrogen terdapat dalam semua fraksi minyak bumi, tetapi konsentrasinya makin tinggi dalam fraksi-fraksi yang mempunyai titik didih yang tinggi. Senyawa nitrogen dalam minyak bumi dapat dibagi menjadi senyawa nitrogen basa, yaitu senyawa piridin, atau turunan piridin, seperti kinolin, dan isokinolin. Sedangkan senyawa bukan basa, yaitu senyawa pinol dan turunannya (seperti indol dan karbosol)
7. Senyawa Logam
Semua logam terdapat dalam minyak bumi, tetapi jumlahnya sangat kecil, yaitu antara 5 sampai 400 bagian perjuta. Logam seperti besi, nikel, vanadium, dan arsen terkandung dalam minyak bumi, walaupun dalam jumlah yang sangat sedikit sudah meracuni katalis.

FRAKSI-FRAKSI MINYAK BUMI
Minyak bumi mempunyai peranan yang pentingdalam keh idupan sehari-hari dalam wujud yang bermacam-macam. Bensin yang dipakai sebagai bahan bakar kendaraan bermotor, minyak tanah yang dipakai bahan bakar kompor, dan aspal yang dipakai sebagai pengeras jalan merupakan contoh fraksi-fraksi minyak bumi. Bagaimanakah memisahkan fraksi-fraksi minyak bumi?
Minyak bumi mentah belum dapat digunakan sebelum dimurnikan terlebih dahulu. Pemurnian minyak bumi dilakukan dengan cara distilasi, yaitu cara pemisahan berdasarkan perbedaan titik didih dari masing-masing komponen campuran.
Sifat-sifat fraksi tergantung pada komposisi minyak mentah dan tipe produksi yang diinginkan. Fraksi-fraksiyang diperoleh dalam distilasi ini merupakan campuran hidrokarbon yang mendidih pada trayek-trayek suhu tertentu. Proses distilasi berlangsung pada kolom atau menara distilasi. Pada kolom distilasi terdapat pelat-pelat pada jarak tertentu yang mempunyai sejumlah bubble caps. Pelat-pelat itu digunakan untuk mempermudah pemisahan sebagai fraksi dengan trayek suhu yang berbeda-beda.
Minyak mentah dimasukkan dalam tangki kemudian dipanaskan sampai suhu 350 derajat C, kemudian dipompakan ke menara distilasi. Minyak yang telah menguap kemudian bergerak ke atas melalui bubble caps, minyak yang telah berbentuk uap, mencair, sedangkan uap minyak yang tidak mencair, naik ke kolom dan kembali mengalami pencairan sebagian pada pelat-pelat di atasnya. 
Fraksi-fraksi minyak bumi yang dihasilkan pada berbagai wujud penyulingan, ada yang berwujud gas, cair dan padat.
Fraksi gas yang terdiri dari metana, etana, propana, isobutana dan normal butana mempunyai titik didih yang rendah. Campuran gas ini mempunyai nilai kalori yang tinggi sehingga banyak dipakai sebagai bahan bakar rumah tangga. Elpiji (LPG = liquid petrolium gas) merupakan campuran gas yang dicairkan pada tekanan tinggi, terutama terdiri atas propana (titik didihnya -42 derajat C) Berikut terdapat tabel fraksi-fraksi hasil destilasi minyak bumi.

Tabel Fraksi-fraksi dalam minyak bumi hasil destilasi
Fraksi minyak bumi
Jumlah atom C
Trayek titik didih
Kegunaan
Gas alam(LNG)
C1-C2
-1600C sampai –880C
bahan bakar
Elpiji(LPG)
C3-C4
-400C sampai 00C
bahan bakar
Petroleum eter
C5-C6
200C sampai 700C
Pelarut
Bensin
C7-C8
700C sampai 1400C
Bahan bakar kendaraan bermotor
Nafta
C9-C10
1400C sampai 1800C
Bahan bakar kendaraan bermotor
Kerosin(minyak tanah)
C11-C13
1800C sampai 2500C
Bahan bakar lampu, kompor,kapal terbang tertentu
Solar
C14-C16
2500C sampai 3500C
Bahan bakar mesin diesel(mesin kendaraan maupun mesin industri)
Minyak pelumas
C17-C20
di atas 3500C
Pelumas mesin-mesin
Vaselin dan lilin
C21-C24

Bahan bakar
Aspal
C36 dst

Konstruksi jalan
Bensin.
Bensin banyak digunakan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor. Bensin diperoleh dari distilasi minyak bumi yang mengandung alkana rantai lurus. Dewasa ini kilang minyak memproduksi tiga jenis bensin motor sebagai berikut :
- Bensin Premium 88
Mempunyai angka oktan riset minimum 88 dan berwarna kuning jernih. Warna kuning tersebut adanya zat pewarna tambahan (dye). Bahan bakar ini sering disebut gasolin atau petrol
- Bensin pertamax 92
mempunyai angka oktan riset minimum 92. Ditujukan untuk kendaraan yang mempersyaratkan penggunaan bahan bakar beroktan tinggi tanpa timbal.
Bensin Pertamax Plus 95
Mempunyai angka bilangan oktan riset minimum 95. Ditujukan untuk kendaraan yang berteknologi mutakhir yang mempersyaratkan bahan bakar beroktan tinggi dan ramah lingkungan.

Nafta
Merupakan fraksi minyak bumi yang diperoleh sebagai hasil destilat pada suhu 140 derajat C sampai 180 derajat C. Nafta digunakan sebagai bahan baku pada proses pembuatan etilena dan senyawa-senyawa aromatik. Nafta dikenal sebagai bensin berat yang apabila dicampur dalam minyak gas ringan dapat dipakai sebagai bahan bakar jet

Kerosin
Kerosin merupakan fraksi minyak bumi yang mempunyai trayeksuhu didih antara 180 derajat sampai 250 derajat. Dalam industri sehari-hari dikenal sebagai minyak tanah. Kerosin banyak digunakan sebagai penerangan dan bahan bakar kompor dalam rumah tangga. Penggunaan lainya sebagai bahan bakar mesin kapal terbang jenis tertentu dengan nama avtur (aviation turbin)

Minyak Solar
Minyak solar adalah fraksi minyak bumi yang mempunyai titik didih antara 250 - 350 derajat C. Minyak solar banyak digunakan sebagai bahan bakar industri, yaitu sebagai bahan bakar mesin diesel. Sebagai minyak gas, minyak solar banyak digunakan dalam pembuatan gas kota, yang didistribusikan ke rumah-rumah untuk bahan bakar dapur.

Residu
Residu adalah senyawa hidrokarbon degan jumlah atom karbon lebih dari 20. Fraksi ini dalam suhu kamar berupa padatan, misalnya lilin dan aspal. Aspal digunakan sebagai pengeras jalan raya dan lilin sebagai penerangan sementara. Jenis residu hasil distilasi tergantung pada jenis minyak tanahnya. Ada minyak mentah yang menghasilkan parafin padat sebagai residunya.

Rabu, 07 Januari 2015


  Sifat khas atom karbon
Atom karbon mempunyai sifat-sifat khas yang menyebabkan dapat terbentuknya banyak senyawa karbon

Dua keistimewaan karbon adalah:
1.   Atom karbon mempunyai kemampuan membentuk empat ikatan kovalen
Dalam sistem periodik unsur atom C terdapat pada golongan IV A yang nomor atomnya 6. Konfigurasi elektron atom C : 2,  4. Karena elektron valensinya 4 maka atom karbon memerlukan empat butir elektron lagi agar susunan elektronnya stabil sesuai kaidah oktet.  Itulah sebabnya atom C mampu membentuk empat buah ikatan kovalen.
        l
   -   C  -
        l   
Kestabilan dalam rantai karbon disebabkan oleh dua hal, yaitu
a.   semua elektron terluar atom karbon digunakan ketika berikatan kovalen dengan atom lain
b.   dengan memiliki dua lapis kulit, maka jari-jari atom karbon relatif kecil. Hal ini menyebakan  gaya tarik inti terhadap elektron cukup kuat  untuk membuat rantai karbon tidakmudah putus.  

2.   Atom karbon mempunyai kemampuan membentuk rantai

Atom karbon dapat berikatan dengan atom lain dan juga dapat berikatan dengan sesama atom karbon sehingga membentuk rantai atom yang sangat panjang.  Rantai karbon tersebut dapat lurus dan dapat pula bercabang

Berbagai bentuk rantai karbon:

1.   Rantai karbon terbuka tak bercabang
 a. ikatan jenuh (tunggal) :  - C - C - C - C 
 b. Ikatan rangkap :
     Ikatan rangkap dua  :   - C – C – C - C = C
     Ikatan rangkap tiga :  - C – C – C – C C   
2.   Rantai karbon terbuka bercabang
a. ikatan jenuh :   - C – C – C – C – C
                              
                                C
b. ikatan tak jenuh : - C – C – C – C = C
                                  
                                  C
3.   Rantai karbon tertutup tak bercabang














4.   Rantai karbon tertutup bercabang tidak jenuh 
 










Senyawa dengan rantai terbuka = senyawa alifatik
Senyawa dengan rantai tertutup atau melingkar = senyawa siklik 
 Senyawa siklik yang yang mempunyai ikatan konjugasi , yaitu ikatan karbon-karbon tunggal dan rangkap selang-seling disebut senyawa aromatik
Semua senyawa siklik yang tidak termasuk senyawa aromatik disebut senyawa alsiklik 

F.   Ikatan antar karbon 
Dalam penulisan rumus struktur senyawa-senyawa karbon yang diperjelas penulisannya adalah ikatan antar karbon (C-C), sedangkan ikatan terhadap atom H (C-H) boleh digabungkan penulisannya.
Contoh: 
 







 


a)   Posisi atom karbon:
Dalam ikatan antar karbon, kita perlu membedakan posisi atom karbon sebagai berikut:
1.   atom C primer : atom C yang terikat pada 1 atom lainnya
2.   atom C sekunder : atom C yang terikat pada 2 atom lainnya
3.   atom C tersier : atom C yang terikat pada 3 atom lainnya
4.   atom C kuartener:  atom C yang terikat pada 2 atom lainnya











b)   Jenis ikatan antar karbon
1.   Ikatan jenuh (ikatan tunggal)
Dua buah atom karbon masing-masing menyumbangkan sebutir elektron sehingga tersedia sepasang elektron milik bersama.
2.   Ikatan tidak jenuh (ikatan rangkap)
Dua buah atom karbon masing-masing menyumbangkan lebih dari satu elektron sehingga elektron milik bersama lebih dari sepasang.
-      ikatan rangkap dua
-      ikatan rangkap tiga 


G. Isomer   
 Suatu senyawa anorganik dapat segera dikenali dengan melihat rumus molekulnya. Contohnya senya dengan rumus HNO3 sudah pasti asam nitrat, karena tidak ada senyawa selain asam nitrat yang memiliki rumus molekul yang sama.
Sedangkan pada senyawa organik, beberapa jenis senyawa dapat memiliki rumus molekul yang persis sama. Misal : dua buah senyawa hidrokarbon yang sama-sama memiliki rumus molekul C4H10. mereka baru dapat dibedakan satu sama lain dengan melihat rumus struktur masing-masing . 

 





Dua senyawa organik dapat memiliki komposisi atom yang sama. Akan tetapi mereka memiliki sifat yang berbeda  sebab susunan dan ikatan atom-atom dalam masing-masing senyawa tidaklah sama. 
Isomer adalah senyawa-senyawa dengan rumus molekul sama (jumlah atom-atomnya sama), tetapi rumus struktur berbeda (cara terikat atom-atomnya berbeda)


Pelajari Materi Terkait :
  1. ALKANA
  2. ALKENA
  3. ALKUNA DAN ALKADIENA
  4. DAMPAK PEMBAKARAN BAHAN BAKAR
  5. HIDROKARBON
  6. INDUSTRI PETROKIMIA -
  7. KOMPONEN PENYUSUN DAN FRAKSI-FRAKSI MINYAK BUMI -
  8. MINYAK BUMI
  9. SIFAT KHAS RANTAI KARBON

Kamis, 18 Desember 2014

SOAL HIDROKARBON
Pilihan Ganda.

1. Untuk mengenali adanya senyawa karbon dalam suatu bahan dapat dilakukan dengan cara membakar bahan tersebut dengan harapan bila mengandung karbon akan dihasilkan....
    A. uap air
    B. gas karbondioksida
    C. gas kaarbon monoksida
    D. air kapur
    E. endapan kapur

2. Senyawa karbon organik umumnya mempunyai sifat-sifat....
    A. hanya dapat disintesis oleh makhluk hidup
    B. molekulnya mempunyai rantai atom karbon
    C. mudah rusak oleh pemanasan
    D. titik didh dan titik leburnya rrelatif rendah

3. Kekhasan atom karbon yang menyebabkan unsur karbon mempunyai banyak ragam senyawa adalah....
    A. mempunyai 4 elektron yang valensi yang dapat untuk berikatan kovalen
    B. dapat membentuk rantai karbon dengan berbagai bentuk
    C. mempunyai konfigurasi elektron yang belum stabil seperti gas mulia
    D. bentuk ruang ikatan padat atom karbon adalah tetrahedron
    E. merupakan zat padat yang stabil pada suhu kamar.

4. Senyawa hidrokarbon yang paling sederhana hanya terdiri dari sebuah atom karbon dan 4 buah atom hidrogen adalah...
    A. metana              B. etana              C. etilena              D. karbonmonoksida          E. asetilena

5. Rumus molekul yang merupakan hidrokarbon jenuh adalah....
   A. C3H6                       B. C4H10                                C. C3H4                  D. C4H8                  E. C4H6

6. Di dalam senyawa 2,3-metil pentana terdapat atom karbon primer, sekunder, dantersier, masing-masing sebanyak....
    A. 4, 2, dan 1               D.  2, 4, dan 1
    B. 4, 1, dan 2               E.  1, 2, dan 4
    C. 2, 1, dan 4

7. Berikut ini yang bukan merupakan sifat deret homolog adalah...
    A. dapat dinyatakan denngan suatu rumus umum
    B. titik didihnya meningkat dengan panjang rantai
    C. anggotanya mempunyai sifat kimia yang serupa
    D. mempunyai rumus empiris yang sama.
    E. dari satu anggota ke anggota berikutnya berbeda CH2

8. Jumlah isomer alkana dengan rumus C5H12 adalah....
    A. 2                   B. 3                      C. 4                   D. 5                     E. 6

9. Perhatikan struktur hidrogen berikut :
    i. CH3CH(CH3)2
    ii. CH3CHCH2
    iii. CH3CH2CH2CH3
    iv. CH3CHC(CH3)CH3
yang termasuk anggota deret homolog alkana adalah...
    A. i, ii dan iii                            D. ii dan iv
    B. i dan ii                                 E. iv saja
    C. i dan iii

10. Senyawa CH3CH2CH2CH2CH3 dan (CH3)3CH keduanya merupakan
    A. anggota deret homolog yang berbeda
    B. hidrokarbon jenuh dan tidak jenuh
    C. saling berisomeri
    D. mempunyai sifat fisis dan kimia yang sama
    E. mempunyai titik didih yang sama

11. Strukrut molekul yang menunjukkan isomeri dari 2-metil-2-butena adalah...
   A. CH3 - CH (CH3) - CH2 - CH3
   B. CH3 - C(CH3) = CH - CH3
   C. CH2 = C (CH3) - CH2 - CH3
   D. CH3 - CH = CH - CH3
   E. CH3 - CH2 - CH2 - CH3

12. Penanaman hidrokarbon berikut y7ang tidak benar adalah...
   A. 2 - metil butana
   B. 1,2 - dimetil butana
   C. 3 - etil pentana
   D. 2,2,3 - trimetil butana
   E. 3 - metil - 1 - butena

13. Di antara beberapa senyawa berikut yang bukan isomer dari C5H10 adalah....
    A. 2-etil - 1 - nutena
    B. 2 - metil - 2 - butena
    C. 2,2 - dimetil propana
    D. 3 - metil - 1 - butena
    E. 2 - pentena

14. Senyawa berikut yang bukan merupakan anggota deret homolog alkena adalah....
    A.  CH3CH2CH3
    B.  CH3C(CH3)CH2
    C.  CH2CHCH3
    D.  CH3CHCHCH3
    E. CH2C(CH3)CHCH3

15. Bila senyawa : CH2 = CH - CH2 - CH = CH2 bila direaksikan dengan gas hidrogen dengan katalisator sampai tidak bereaksi lagi hasilnya adalah....
    A. etana dan metana                                 D. butuna
    B. propena dan metana                             E. butuna
    C. butena

16. Perhatikan struktur beberapa hidrokarbon berikut.
      i.  CH3 – CH2 – CH2
                        |
                       CH3
       ii.  CH3 – CH – CH – CH3
             |       |
             CH3   CH3
      iii.  CH2 – CH3
             |
           CH2 – CH2CH3
                       CH3
                       |
      vi. CH3 – C - CH3 
                      |
                      CH3
Isomer ditunjukkan oleh....
    A. i dan ii                                             D. ii dan iv
    B. i dan iii                                            E. iii dan iv
    C. ii dan iii

17. Hidrokarbon yang bukan isomer dari heksana adalah....
    A. 2,3 - dimetil butana                         D. 2 - metil pentana
    B. 2,2 - dimetol propana                     E. 3 - metil pentana
    C. 2,2 - dimetil butana

18. Diantara senyawa berikit yang mempunyai titik didih tertinggi adalah....
    A. CH3 - CH (CH3) - CH3
    B. CH3 - CH2 - CH2 - CH3 
    C. CH3 - CH2 - CH(CH3) - CH3
    D. CH3 (CH2)3CH3
    E. (CH3)2 - CH - C( CH3)2

19. Di antara molekul di bawah ini, yang mempunyai ikatan tunggal, ikatan rangkap dua, dan ikatan rangkap tiga adalah...
    A. C4H3         B. C4H4               C. C4H5              D. C4H6              E.C4H8 

20. Jumlah isomer alkena dengan rumus molekul  C4H10  adalah...
    A. 2               B. 3                       C. 4                   D. 5                    E. 6

21. Gas hidrokabon yang dihasilkan dari antara kalsium karbida dengan air adalah....
   A. metana        B. etana                C. etena              D. etuna              E. metuna

22. Hasil terbanyak dari reaksi antara 1 - butena dengan hidrogen klorida adalah...
   A. 1 - kloro butena                        D. 2 - kloro butana
   B. 2 - kloro butena                        E. 2,2 - dikloro butana
   C. 1 - kloro butana

23. Di antara senyawa berikut yang dapat mempunyai isometri geometri (cis - trans) adalah...
   A. etena         B. propana            C. 1-butena             D. 2 - butena           E. kloro etena

24. Berikut ini adalah hasil yang tidak mungkin didapatkan pada pembakaran hidrokarbon adalah....
   A. CO2              B. CO                   C.  H2O                           D.  C                   E.  NO

25. Pereaksi yang paling tepat untuk menunjukkan adanya hidrokarbon tidak jenuh adalah...
   A. HCl dengan katalis ZnCl2
   B. Br2 dalam CCl4
   C. Cl2 dengan sinar matahari
   D. KOH dalam alkohol
   E. AlCl3 dalam F2Cl3

26. Penyusun utama minyak bumi adalah senyawa....
   A. alkana dan alkena                               D. alkanatiol
   B. hidrokarbon aromatis                          E. sikloheksena
   C. sikloalkana

27. Fraksi minyak bumi yang digunakan sebagai bahan bakar denngan angka oktan tinggi adalah...
    A. kerosin               B. residu             C. solar               D. bensin                 E. bitumen

28. Fraksi minyak bumi hasil distilasi bertingkat yang mempunyai titik didih paling rendah adalah...
   A. LPG                B. LNG                C. bensin                 D. aspal               E. solar

29. Proses berikut, prosee yang terjadi pada proses craking minyak bumi, kecuali...
    A. polimerisasi                                   D. reformasi
    B. pemecahan rantai karbon               E. ekstraksi
    C. alkilasi 

30. Yang dimaksud proses polimerisasi pada proses craking minyak bumi adalah proses...
   A. pembentukan ikatan rangkap pada hidrokarbon
   B. penggabungan molekul kecil menjadi  molekul besar
   C. pembentukan alkil dari satu hidrokarbon jenuh
   D. pengubahan struktur hidrokarbon menjadi isomernya
   E. pembentukan sttruktur baru dari berbagai struktur yang ada.

31. Proses knocking atau ketukan pada mesin disebabkan oleh....
   A. pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna
   B. pembakaran bahan bakar yang tidak tepat waktu.
   C. pembakaran yang kelebihan bahan bakar sehingga tidak sempurna
   D. pengapian bahan bakar yang tidak baik sehingga tidak effisien
   E. proses ausnya mesin karena pemakaian yang berlebihan.

32. Bensin oktan yang mempunyai angka oktan 80 mempunyai komposisi  ....
   A. 80% isooktana dan 20% n -heptana
   B. 80% n - heptana dan 20% isooktana
   C. 80% n - oktana dan 20% n-heptana
   D. 80% n- oktana dan 20% isooktana
   E. 80% isooktana dan 20% n - oktana

33. Di antara struktur berikut, yang menggambarkan struktur isooktana adalah....
   A. CH3(CH2)5CH3
   B. CH3(CH2)2CH(CH3)2
   C. (CH3)3CCH2CH3
   D. (CH3)3CCH(CH3)2
   E. CH3(CH2)6CH3

34. Zat yang berbahaya bagi lingkungan akibat penambahan  TEL adalah...
   A. partikel timbel
   B. gas karbonmonoksida
   C. gas niterogenoksida
   D. gas oksida belerang
   E. gas karbondioksida

35. Pembakaran bahan bakar yang tidak sempurna menghasilkan gas yang dapat meracuni haemoglobin, zat yang dimaksud adalah....
   A. gas karbondioksida
   B. gas korbonmonoksida
   C. gas oksida nitrogen
   D. gas oksida belerang
   E. partikulat timbel

Essay
1. Kertas merupakan salah satu contoh senyawa karbon. Bagaimana dapat anda buktikan dengan suatu eksperimen bahwa kertas merupakan senyawa karbon ? Sebutkan alat dan bahan yang anda butuhkan dan tuliskan urutan kerjanya !

2. Buatlah isomer dari C4H8 yang mungkin dan berikan namanya

3. Bagaimanakah membedakan propana dan propena melalui eksperimen ?

4. Tuliskan persamaan reaksi dan nama zat yang dihasilkan :
   a. metana + Cl2 (katalisator sinar matahari)
   b. propena   +  HCl
   c. kalsium karbida   +   air  ----> hasil
   d. hasil   +   Br2 dalam CCl4
   e. butena   +   KOH

5. Sebutkan kekurangan dan kelebihan penggunaan bahan bakar LPG dibandingkan dengan kayu bakar atau arang ?

SUMBER MATERI  :
  1. ALKANA
  2. ALKENA
  3. ALKUNA DAN ALKADIENA
  4. DAMPAK PEMBAKARAN BAHAN BAKAR -
  5. HIDROKARBON
  6. INDUSTRI PETROKIMIA
  7. KOMPONEN PENYUSUN DAN FRAKSI-FRAKSI MINYAK BUMI
  8. MINYAK BUMI
  9. SIFAT KHAS RANTAI KARBON

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!