Tampilkan posting dengan label fisika listrik dinamis. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label fisika listrik dinamis. Tampilkan semua posting

Minggu, 31 Mei 2015

Pilihan Ganda



1.    Sebuah voltmeter yang dipakai untuk mengukur tegangan listrik dirumah menunjukkan 220 V. Nilai ini menunjukkan harga ….
       A.Mutlaknya.
       B.Efektifnya.
       C.Maksimumnya.
       D.Terendahnya.
       E.Rata – ratanya.

2.    Perbandingan harga V/I pada arus bolak – balik menunjukkan ….
       A.Reaktansi induktif.
       B.Reaktansi kapasitip.
       C.Impedansi.
       D.hambatan.
       E.Daya.

3.    Sebuah kumparan dengan hambatan 50 ohm dan induktansi diri 0,75 Henry dihubungkan dengan tegangan listrik 110 V dan frekuensi 60 Hz, maka kuat arus pada kumparan itu ….
       A.0,17 A.
       B.0,71 A.
       C.1,25
       D.2,5 A
       E.2,0

4.    Sebuah bel listrik mempunyai kumparan yang induktansinya 0,012 Henry pada frekuensi 50 Hz, reaktansi induktifnya ….
       A.3,7 ohm.
       B.4,0 ohm.
       C.3,8 ohm.
       D.3,9 ohm.
       E.5 ohm.

5.    Jika frekuensinya bertambah besar, maka impedansi kapasitor ….
       A.Naik.
       B.Turun.
       C.Turun secara eksponensial.
       D.Naik secara eksponensial.
       E.Tetap.

6.    Jika sebuah lampu pijar dihubungkan pada arus bolak – balik melalui sebuah kapasitor, maka lampu ….
       A.Tidak menyala.
       B.Menyala sebentar, kemudian mati.
       C.Menyala.
       D.Menyala dua kali lebih terang.
       E.Menyala redup.

7.    Sebuah elektromotor digunakan untuk mengangkat beban seberat 2 kg vertikal ke atas. Bila elektromotor bekerja pada tegangan 10 V arus mengalir pada elektromotor tersebut 1,96 A dan dalam 4 sekon dapat mengangkat setinggi 2 m, maka efisiensinya ….
       A.40 %
       B.50 %
       C.75 %
       D.80 %
       E.90 %

8.    Besarnya frekuensi resonansi suatu rangkaian RLC seri adalah ….
       A.Berbanding lurus dengan akar L/C.
       B.Berbanding lurus dengan akar C/L.
       C.Berbanding terbalik dengan akar L/C.
       D.Berbanding terbaik dengan akar C/L.
       E.Berbanding terbalik dengan LC.

9.    Suatu rangkaian resonansi disusun seri mempunyai induktor 0,1 H, kapasitor 1,014 mF dan hambatan 5ohm dihubungkan dengan sumber 50 V. Rektansi induktif rangkaian tersebut adalah ….
       A.314 ohm
       B.500 ohm
       C.50 ohm
       D.3140 ohm
       E.5 ohm

10.  Jika kapasitor, induktor dan hambatan dipasang secara seri, maka resonansi rangkaian dapat diturunkan dengan ….
       A.Mengecilkan R
       B.Mengecilkan C
       C.Mengecilkan L
       D.Membesarkan tegangan ada ujung rangkaian.
       E.Mengecilkan arus dalam rangkaian

11.  Sebuah hambatan dan induktor dihubungkan seri pada tegangan bolak – balik 110 V. Tegangan antara kedua ujung – ujungnya adalah sama besar, yaitu sebesar ….
       A.30 V
       B.50 V
       C.50 √2 V
       D.75 V
       E.75√2 V
12.  Jika n buah kapasitor dipasang seri pada tegangan bolak – balik yang berfrekuensi w rad/s maka reaktansi kapasitipnya ….
       A.n/wC ohm.
       B. wC/n ohm.
       C.nw ohm.
       D. wC ohm.
       E.nw/C ohm.

13.  Nilai arus efektif dari tegangan bolak – balik yang nilai maksimumnya 0,85 A adalah ….
       A.0,12 A
       B.0,425 A
       C.0,6 A
       D.1,06 A
       E.1,2 A

14.  Diketahui V = Vmaks sin wt dan I =   Imaks sin (wt - Л/2), maka beda fase antara V dan I adalah ….
       A. wt.
       B. wt -p/2
       C.sin (p/2)
       D.Л/2
       E.-Л/2

15.  Pada rangkaian seri hambatan R = 60 ohm dan induktor L dilalui arus bolak – balik 2 A. Apabila dalam diagram vektor tan a = ¾ maka tegangan induktor ….
       A.72 V
       B.90 V
       C.120 V
       D.160 V
       E.200 V
      

SOAL – SOAL URAIAN

1.    Tunjukkan bahwa daya efektif dalam rangkaian RLC seri dapat dinyatakan sebagai P (V cos q)2 R dengan V menyatakan Vef
2.    Jika frekuensi sumber 50 Hz, berapakah impedansi dari rangkaian soal no 1?
3.    Rangkaian AC terdiri dari R = 600 ohm, L= 2H dan C = 10 mF. Tentukanlah impedansi dan sudut fase rangkaian bila tegangan sumber V = 100√2 sin 100t
4.    Sebuah rangkaian seri terdiri dari R, L, dan C dihubungkan ke tegangan bolak – balik 110 V ; 375 rad/s.
       Hitunglah arus efektif rangkaian dan daya diserap oleh rangkaian!
5.    Rangkaian R, L, C seri terdiri dari R = 300 ohm, L = 60 mH, C = 0,5 mF dihubungkan ke sumber tegangan AC 50 V yang memiliki frekuensi sudut 10.000 rad/s. Berapakah reakstansi XL dan XC, impedansi, amplitudo arus, reaktansi rangkaiannya?
6.    Sebuah rangkaian RC di rangkaian seri pada jaringan 200 V, 60 Hz yang terdiri atas XC = 30 ohm, resistor non induktif 44 ohm dan XL = 90 ohm serta hambatan 36 ohm. Tentukanlah :
(a)    arus dalam rangkaian.
(b)   Faktor daya dan daya yang dterserap oleh rangkaian.
7.    Sebuah tegangan V = 60 sin 120 Лt dialirkan pada resistor 20 ohm. Berapa besar arus yang ditunjukkan oleh resisitor bila frekuensi sumber 60 Hz, dan berapa daya yang hilang dalam resistor?
8.    Tiga buah kapasitor disusun seri dan kedua terminalnya dihubungkan ke sumber AC yang berfrekuensi w rad/s. Tentukanlah reaktansi kapasitor penggantinya !
9.    Hamabatan 1.000 ohm, induktor 0,5 H, dan kapasitor 0,2 mF disusun seri dan dihubungkan ke sumber arus AC yang frekuensinya 500 rad/s. Berapakah impedansi rangkaiannya?
10.  Pada frekuensi 1.000 Hz reaktansi induk dari sebuah induktor adalah 200 ohm dan reaktansi kapasitif kapasitor 5.000 ohm. Induktor dan kapasitor dirangkai seri pada suatu rangkaian bolak – balik. Berapakah frekuensinya agar terjadi resonansi?

11.  Dalam rangkaian R-L seri diketahui impedansinya Z =28,3ohm pada frekuensi 100 Hz dan Z =22,9 ohm pada frekuensi 75 Hz. Tentukanlah besarnya hambatan R dan induktansi L.
12.  Kumparan suatu elektromagnet mempunyai hambatan R = 300 ohm dan induktansi L = 500 H dihubungkan ke sumber AC yang memiliki amplitudo tegangan V = 180 V dan frekuensi 50 rad/s. Berapakah:
(a)    Faktor dayanya,
(b)   Daya rata – rata yang diberikan oleh sumber arus?
13.  Sebuah hair dryer bekerja pada daya 1500 W, 120 V. Hitunglah :
(a)    Irms nya,
(b)   Hambatan hair dryer.
(c)    Daya sesaat maksimumnya!

14.  Hambatan 300 ohm dihubungkan seri dengan kapasitor 5mF, tegangan pada hambatan VR = 1,2 cos (2500 rad/s)t volt. Nyatakanlah respon arus dalam rangkaian, reaktansi kapasitif kapasitor, dan respon tegangan pada kapasitor.
15.  Generator AC dapat membangkitkan tegangan 100 V dan frekuensi 50 Hz, sumber arus ini dihubungkan ke rangkaian RLC seri dengan R = 9 ohm, L = 0,04 H, C = 100 mF.
       Tentukan:
(a)    impedansi.
(b)   Sudut fase, dari rangkaian,
(c)    Arus maks yang melalui rangkaian.
16.  Dalam rangkaian RLC seri, R = 50 ohm, L = 30 mH, C = 30 mF. Frekuensi sumber 60 Hz dan beda potensial rms 120 V.
       Tentukan:
(a)    Arus rms rangkaian dan beda potensial setiap elemen
(b)   Daya rms dan faktor dayanya
(c)    Kondisi resonansinya
17.  Respon tegangan dan arus bolak – balik masing - masing
       V = Vm sin wt  
       I = Im sin (wt - p/2)
       Tentukanlah beda fase antara arus dan tegangannya!
18.  Kapasitor terpasang seri dengan hambatan 30ohm dihubungkan ke sumber AC 220 V. Jika reaktansi kapasitor itu 40 ohm, tentukanlah :
(a)    Arus dalam rangkaian
(b)   Sudut fase arus dan tegangan dan
(c)    Daya yang hilang dalam rangkaian
19.  Seorang montir memperbaiki rangkaian penala radio, rangkaian itu terdiri dari RLC seri dan ia ingin menurunkan frekuensi rangkaian resonansinya. Bagaimanakah caranya?
20.  Sebuah hambatan dan induktor dihubungkan seri pada tegangan AC 110 V. Berapakah tegangan antara ujung induktor dan resistor?



 Pilihan Ganda



1.      Tegangan jaringa listrik PLN dirumah diukur dengan menggunakan voltmetr ac, maka nilai yang terukur adalah tegangan ….
         A. Sesaat.
         B. Maksimum.
         C. Minimum.
         D. Rata – rata.
         E. Efektif.

2.      Apabia jarum voltmeter ac menunjukkan angka 20 V, artinya tegangan bolak – balik yang diukur adalah ….
         A. Tetap 220 V.
         B. Berubah antara 0 dan 220 V
         C. Berubah antara 0 dan 220 √2 V.
         D. Berubah antara –220 V dan +220 V.
         E. Berubah antara -220√2V dan +220√2V.


4.      Pada rangkaian arus bolak – balik yang hanya mengandung induktor murni, maka antara arus dan tegangan berlaku ….
         A. V sefase dengan I.
         B. V mendahului I sebesar   Л/2
         C. V mendahului I sebesar Л.
         D. I mendahului V sebesar Л/2
         E. I mendahului V sebesar Л

5.      Sebuah induktor 50 mH dihubungkan dengan sumber tegangan bolak – balik yang memiliki frekuensi sudut 300 rad/s. Besar reaktansi induktif adalah ….
         A. 0,15 ohm.
         B. 1,5 ohm.
         C. 15 ohm.
         D. 20 ohm.
         E. 25 ohm

6.      Sebuah kapasitor dengan kapasitas 100 mF dihubungkan dengan teganganarus bolak – balik 110 V, 50 Hz. Reaktansi kapasitif yang timbul pada kapasitor adalah ….
         A. 5/ Лohm.
         B.   10/Лohm.
         C.   50/Лohm.
         D.   100/Лohm.
         E.     500/Лohm.

7.      Rangkaian seri RL dihubungkan dengan sumber tegangan bolak – balik. Bila R = 80 ohm dan XL = 60 ohm serta arus yang mengalir dalam rangkaian 1 A, maka tegangan sumber adalah ….
         A. 10 V.
         B. 50 V.
         C. 80 V.
         D. 90 V.
         E. 100 V.

8.      Rangkaian seri RLC dengan R = 60 ohm, L = 120 mH, dan C = 25 pF dihubungkan dengan sumber tegangan bolak – balik yang memiliki frekuensi anguler 1000 rad/s. Impedansi rangkaian adalah ….
         A. 30 ohm.
         B. 40 ohm.
         C. 60 ohm.
         D. 80 ohm.
         E. 100 ohm.

9.      Sebuah rangkaian arus bolak – balik dihubungkan dengan sebuah hambatan murni. Bila tegangan maksimum 300 V dan arus yang mengalir I = 2 sin 100t A, maka nilai hambatan tersebut adalah ….
         A. 75 ohm.
         B. 100 ohm.
         C. 125 ohm.
         D. 150 ohm.
         E. 300 ohm.

10.    Sebuah sumber tegangan bolak – balik menimbulkan tegangan maksimum 400 V dengan frekuensi 50/ЛHz. Bila sumber tegangan tersebut dihubungkan dengan sebuah kapasitor C = 200 mF., maka arus maksimum pada kapasitor tersebut adalah ….
         A. 8 A.
         B. 12 A.
         C. 16 A.
         D. 24 A.
         E. 32 A.

11.    Rangkaian seri RLC dihubungkan dengan sumber tegangan bolak – balik yang memiliki nilai maksimum 200 V. Jika impedansi rangkaian adalah 50 ohm, maka arus maksimum yangmengalir dalam rangkaian adalah ….
         A. 0,25 A.
         B. 0,5 A.
         C. 2 A.
         D. 4 A.
         E. 10 A.

12.    Rangakaian seri RLC dengan R = 2000 ohm, L = 0,5 H, dan C = 0,2 mF. dihubungkan dengan sumber tegangan bolak – balik yang memiliki kecepatan sudut 2000 rad/s. Impedansi rangkaian tersebut adalah ….
         A. 1000 ohm.
         B. 2000 ohm.
         C. 2500 ohm.
         D. 4000 ohm.
         E. 5000 ohm.

13.    Resistor R = 50 W, kumparan dengan XL = 150 ohm, dan kapasitor dengan XC = 100 ohm dirangkai seri pada sumber tegangan bolak balik. Beda sudut fase antara arus dan tegangan pada rangkaian adalah ….
         A. 00.
         B. 300.
         C. 450.
         D. 600.
         E. 900.

14.    Sebuah resistor R dan sebuah induktor L dihubungkan seri pada tegangan bolak-balik 100 V. Apabila tegangan antara kedua ujung resistor dan induktor sama besar, maka besar teganagn tersebut adalah ….
         A. 25√2V.
         B. 50 V.
         C. 50√2V.
         D. 60√2V.
         E. 75 V.

15.    Susunan seriresitor dengan R = 40 ohm dan kapasitor dengan XC = 30 ohm dihubungkan dengan sumber  tegangan bolak – balik 220 V. Besar tegangan pada resistor dan kapasitor masing – masing adalah ….
         A. VR = 176 V dan VC = 44 V.
         B. VR = 44 V dan VC = 176 V.
         C. VR = 176 V dan VC = 132 V.
         D. VR = 132 V dan VC = 176 V.
         E. VR = 220 V dan VC = 220 V.

16.    Kapasitor yang kapasitasnya 12,5 mF disusun seri dengan resistor pada sumber teganagn bolak – balik 100 V, 220 rad/s. Apabila arus yang mengalir dalam rangkaian adalah 2 A, maka nilai hambatan dari resistor adalah ….
         A. 25 ohm .
         B. 30 ohm.
         C. 40 ohm.
         D. 45 ohm.
         E. 60 ohm.

17.    Suatu kumparan bila dihubungkan dengan sumber arus searah 20√2V menghasilkan arus 4 A. Bila dihubungkan dengan sumber arus bolak – balik diperlukan tegangan sebesar 20√6 V untuk menghasilkan arus yang sama. Frekuensi arus bolak – balik adalah 50 Hz, maka induktansi kumparan adalah ….
         A. 0,1/ЛH.
         B. 0,2 H.
         C. 0,2ЛH.
         D. 0,4 H.
         E. 0,2/ЛH.

18.    Rangkaian seri RC dihubungkan dengan sumber tegangan bolak – balik. Bila tegangan antara kedua ujung R adalah 30 V dan tegangan antara kedua ujung C adalah 40 V, maka tegangan antara ujung – ujung rangkaian eri RC adalah ….
         A. 10 V.
         B. 30 V.
         C. 40 V.
         D. 50 V.
         E. 70 V.

19.    Sebuah hambatan 50 ohm, kapasitor 6 mF dan induktor yang dihubungkan secara seri memiliki frekuensi resonansi 250/ЛHz. Besar koefisien induksi diri induktor adalah ….
         A.  0,12 H.
         B.  0,3 H.
         C. 0,67 H.
         D. 1,2 H.
         E. 6 H.

20.    Sebuah rangkaian seri RLC dihubungkan dengan sumber  tegangan bolak-balik yang memiliki nilai efektif 100 V. Jika hambatan R sebesar 100 ohm  dan tegangan efektif antara kedua ujung R adalah 60 V, maka faktor daya rangkaian adalah ….
         A. 0,40 V.
         B. 0,48 V.
         C. 0,60 V.
         D. 0,76 V.
        E. 0,80 V.



Essay
1.  Amplitudo arus dalam sebuah elemen pesawat radio adalah 250 mA bila amplitudo tegangannya 3,6 V pada frekuensi 1,6 MHz. Berapakah besarnya arus dan tegangan efektifnya?
2.    Hair dryer mempunyai rate daya 1500 W, 1230 V. Hitunglah hambatan, arus, rms, daya sesaat maksimum hair dryer itu!
3.    Kumparan suatu elektromagnet mempunyai hambatan R = 300 ohm dan induktansi L = 500 H dihubungkan ke sumber AC yang memiliki amplitudo tegangan V = 180 V dan frekuensi 50 rad/s. Berapakah:
(a)    Faktor dayanya,
(b)   Daya rata – rata yang diberikan oleh sumber arus?

4.    Respon tegangan dan arus bolak – balik masing – masing
       V = Vm wt.
       I = Im sin (wt - p/2)
       Tentukanlah beda fase antara arus dan tegangannya!

6.    Sumber tegangan AC, V= 80 sin 100t dihubungkan ke penghambat 20 ohm. Berapakah besar arus yang ditunjukkan oleh amperemeter yang dipasang seri dengan penghambat itu?
7.    Seorang montir memperbaiki rangkaian penala radio, rangkaian itu terdiri dari RLC seri dan ia ingin menurunkan frekuensi rangkaian resonansinya. Bagaimanakah caranya?
8.    Kapasitor terpasang seri dengan hambatan 30ohm dihubungkan ke sumber AC 220 V. Jika reaktansi kapasitor itu 40ohm, tentukanlah :
(a)    Arus dalam rangkaian
(b)   Sudut fase arus dan tegangan dan
(c)    Daya yang hilang dalam rangkaian
9.    Dalam suatu pengukuran, jaringan listrik PLN dirumah – rumah diperoleh I = 5A dan V = 227 V. Berapakah besar arus dan tegangan maksimumnya?
10.  Sebuah kapasitor 25 mF diberi tegangan AC 220 dengan frekuensi 50 Hz. Apa pengaruhnya terhadapa reaktansi kapasitifnya jika frekuensi sumber tegangan dijadikan 100 Hz ?
11.  Benarkah bahwa reaktansi induktif bertambah besar bila frekuensinya naik, tetapi reaktansi kapasitif berkurang bila frekuensinya naik jelaskan!
12.  Sebuah hambatan dihubungkan seri dengan kapasitas 5 mF. Jika impedansinya pada frekuensi 100 Hz adalah 318 ohm, berapakah besarnya hambatan tersebut?
13.  Sebuah induktor dengan induktansi 50 mH dan hambatan 4ohm dihubungkan pada sumber tegangan AC 120 V, 50 Hz. Tentukanlah impedansi serta beda fase arus dan tegangannya!
14.  Arus listrik pada rangkaian bolak – balik dinyatakan dalam I = 5p(100t + 0,5Л) mA.
       Dari persamaan ini tentukanlah :
(a)    Arus maksimum pada rangkaian
(b)   Besar arus sumbernya
15.  Pada sebuah rangkaian R-L seri, dengan induktansi 3 henry mengalir arus bolak – balik menurut I = 4 sin (120t – 600) mA. Tentukan besarnya reaktansi induktif, hambatan, serta beda fase arus dan tegangannya!
16.  Induktor 5 henry dipasang seri dengan kapasitor 100 mF. Rangkaian ini diberi tegangan AC yang nilai efektifnya 220 V, 60 Hz. Tentukanlah arus efektif dan impedansi rangkaiannya!




Jumat, 08 Mei 2015



Ketika sebuah baterai dihubungkan pada rangkaian, arus akan mengalir tetap pada suatu arah. Arus seperti ini disebut dengan arus searah (dirrect current = DC). Sedangkan arus yang terus berubah arah terus beberapa kali dalam setiap detiknya disebut arus bolak-balik (alternating current = AC).
Cara yang paling mudah untuk menyelidiki perbedaan arus AC dan arus DC adalah dengan menggunakan osiloskop atau disebut juga CRO (Cathode Ray Oscilloscop). Osiloskop adalah alat yang digunakan untuk menyelidiki sinyal listrik. Alat ini dapat digunakan untuk menentukan frekuensi, amplitudo, dan tegangan sinyal listrik dengan menghitung skala yang terlihat pada layar.
Gambar tegangan DC memberikan arti bahwa nilai tegangan DC tidak tergantung waktu. Artinya, tegangan DC selalu tetap setiap saat. Sementara pada gambar tegangan AC, nilai tegangan AC berbentuk sinusoida. Artinya, nliai tegangan AC berubah-ubah setiap wakru. Dengan membaca jarak grafik dan titik nol, kemudian rnembandingkan dengan skala yang digunakan, kita dapat mengetahui nilai tegangan yang diberikan. 
Rangkaian arus searah atau DC adalah rangkaian tertutup yang tegangan dan arusnya tetap sepanjang waktu. Apabila suatu rangkaian DC dihubungkan ke osiloskop, maka grafik arus dan tegangan terhadap waktu yang terbentuk adalah sebagai berikut :
Gambar I : Grafik tegangan DC terhadap waktu ( V - t)
Gambar II: Grafik arus DC terhadap waktu ( i - t).
Contoh Sumber Tegangan DC (Searah):
- Battery (Accu/Accumulator/Aki) cair yang mengandung asam H2SO4; - Battery Kering; - Solar Cell; - Power Supply atau Adaptor
Contoh peralatan yang menggunakan sumber tegangan DC (Searah):
- Kamera Digital; - Telpon Seluler; - Handycam; - MP3/ MP4 Player; - Lampu Senter;  Lampu Emergency ; Kalkulator; Remote Control; Mainan Anak; Pointer (untuk presentasi); Wireless Mouse; Jam Tangan dan Jam Dinding.
Rangkaian AC adalah rangkaian tertutup yang tegangan dan arusnya berubah sepanjang waktu. Grafik arus dan tegangan AC dapat diperluhatkan pada osiloskop sebagai berikut :
Gambar I : Grafik tegangan AC terhadap waktu ( V - t)
Gambar II: Grafik arus AC terhadap waktu ( i - t)
Contoh Sumber Tegangan AC
PLN dengan bermacam pembangkit listrik misalnya PLTA dan PLTU. Besarnya tegangan AC dari PLN di Indonesia adalah sekitar 220Volt – 240 Volt dengan frekuensi 60 Hz;  Output Transformator Step Down pada rangkaian power supply;  Output dari motor generator.
Contoh peralatan yang menggunakan sumber tegangan AC:
Motor Listrik yang digunakan di industri-industri untuk menggerakan mesin ; Motor Listrik pada Mesin Cuci ; Televisi;   Kulkas (Lemari Pendingin);   Pompa Air;    Bor Listrik;   UPS (Uninterupable Power Supply);   EPS (Emergency Power Source);   Stabilizer Tegangan;  Lampu-lampu Penerangan;  Lampu Lalu-lintas;  Komputer PC;  Gergaji Mesin;   Sugu Listrik;   Mesin Fotokopi;   Mesin Bubut;   Kipas Angin;   Layar Monitor;   Printer;   Pesawat Radio;  Amplifier;   Setrika;   Hot Air Gun;   Solder.
Peralatan listrik di dalam rumah tangga, sekolah atau perusahaan dirangkai secara paralel sehingga masing-masing menerima tegangan dari perusahaan listrik ( PLN). Penetapan tegangan untuk keperluan industri atau rumah tangga Indonesia adalah 220 V.
Penggunaan alat-alat listrik harus disesuaikan dengan daya alat yang sudah ditentukan. Untuk mencegah kelebihan muatan (arus besar) maka pada semua jaringan listrik dipasang sebuah saklar pemutus atau sekring. Sekering adalah seuntai kawat pendek yang tipis untuk melindungi perangkat listrik dan mencegah kebakaran. Ukuran sekering yang sesuai dipilih berdasarkan arus dan daya yang tertera pada alat-alat listrik tersebut tidak boleh diganti dengan sekring yang ukurannya lebih besar.
Untuk mengoperasikan radio, televisi, dan komputer diperlukan listrik arus searah dari sumber tegangan arus bolakbalik dengan menggunakan perangkat yang disebut rectifier atau penyearah.

Mempelajari Jaringan Listrik di Rumah
Menurut peraturan, setiap pemasangan instalasi jaringan listrik di rumah harus menggunakan jasa kontraktor instalator. Hal ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari bahaya yang diakibatkan oleh arus listrik, misalnya tersengat arus atau hubungan pendek. Akan tetap penggunaan jasa instalator membutuhkan biaya pemasangan yang cukup mahal.
Penentuan tarif didasarkan pada jumlah "titik". Yang dimaksud dengan titik adalah fitting + saklar dan stop kontak. Semakin banyak titik yang dipasang, maka tarifnya juga akan semakin mahal. Oleh karena itu biasanya para konsumen hanya memasang seminimal mungkin, selanjutnya mereka akan mengembagkan sendiri. Bagi yang memahami instalari jaringan  listrik, hal tersebut mudah untuk dilakukan, tetapi bagi yang tidak tahu, maka dikawatirkan  akan terjadi  sesuatu yang membahayakan.
Berikut gambar contoh instalasi jaringan listrik di rumah yang benar
Kabel listrik tang terdapat di rumah-rumah terdiri dari tiga, biasanya berwarna merah, hitam dan kuning.
- warna merah adalah kabel fasa (positif)
- warna hitam adalah nol atau negarih
- warna kuning adalah ground memiliki potensial sama dan keduanya terhubung ke tanah
Ciri kabel positif yaitu jika disentuhkan dengan tes pen, maka tes pen akan menyala. Hal ini karena beda potensial antara kabel positif dan tanah melalui badan kita. Kita tidak merasakan sengatan listrik karena kuat arus yang mengalir sangat kecil karenya adanya resistor di dalam tes pen yang nilainya tinggi (>500 k ohm)
Sebelum masuk ke peralatan listrik, arus listrik akan melalui sekering terlebih dahulu. Sekering dipasang pada kabel fasa.
Pemasangan sakelar lampu yang benar adalah : pemutus arus pada sakelar dihubungkan dengan kabel fasa sehinga ketika saklar dalam keadaan off, arus listrik tidak melalui lampu. Tetapi jika pemutus arus pada saklar dihubungkan dengan kabel nol, saat saklar pada posisi off dan jika menyentuh fitting lampu, maka arus tetap mengalir melalui tubuh kita, karena kabel nol terhubung dengan tanah.

Sumber :
FISIKA untuk SMA/MA kelas X, Goris Seran Daton, dkk, Penerbit Grasindo, 2007 
http://budisma.web.id/perbedaan-sumber-tegangan-searah-dc-dan-ac/



http://www.elektronika123.com/ac-dan-dc/





Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!