Tampilkan postingan dengan label biologi-virus dan monera. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label biologi-virus dan monera. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Januari 2015

A. VIRUS
Organisme yang tidak terlihat oleh mata dan berukuran sangat kecil disebut mikroorganisme. Untuk mengamati mikroorganisma diperlukan alat bentu berupa alat pembesar seperti loop, mikroskop, dan mikroskop elektron.

Karakteristik Virus :
Penemu virus pertama kali adalam Dimitri Ivanovsky (Rusia, 1892) dan Beyerinch (Belanda, 1899). Keduanya menemukan makhluk tersebut ketika sedang memeriksa penyakit mozaik pada tanaman tembakau. Pada tahun 1935, W.M Stanley (Amerika) berhasil megokulasi dan mengkristalkan virus penyebab penyakit mozaik pada daun tembakau, selanjutnya virus tersebut diberi nama Tobacco Mozaik Virus (TMV). Virus merupakan peralihan antara benda abiotik dan biotik.

Adapun ciri-ciri virus adalah sebagai berikut :
- memiliki asam nukleat ADN dan ARN
- bereproduksi dan metabolisme
   (virus yang memiliki ciri-ciri pada nomor 1 dan 2 digolongkan sebagai makhluk hidup)
- tidak memiliki protoplasma
- dapat dikristalkan
- berukuran < 0,001
   virus yang memiliki ciri-ciri pada nomor 3, 4, dan 5 digolongkan bukan makhluk hidup
- bentuknya bervariasi : bulat, batang, jarum, bentuk T, dan sebagainya
- tersusun atas kapsid dan asam nukleat

Reproduksi Virus :
Proses reproduksi virus sering disebut replikasi. Siklus yang telah berhasil diteliti adalah siklus lisis bakteriofage atau virus yang meny erang bakteri usus Escherichia colli.
Karena virus tidak memiliki sistem enzim dan tidak dapat bermetabolisme, maka untuk berkembangbiak mereka harus menginfeksi sel inang. Tahapan dalam reproduksi irus adalah adsorbsi, injeksi, sintesis, perakitan, lisis. Daur hidup virus dibedakan menjadi daur litik dan daur lisogenik.
Daur litik
- fase adsorbsi
- fase injeksi/ penetrasi
- fase sintesis
- fase perakitan
- fase litik
 Daur lisogenik
- fase adsorsi
- fase injeksi/fase penetasi
- fase penggabungan
- fase pembelahan

ADN virus di dalam tubuh bakteri menempel pada DNA bakteri, ini yang biasa disebut profage. Jika bakteri membelah, sehingga menghasilkan ri-bakteri yang mengandung profage tidak membahayakan bakteri. Fase pembiakan virus selama ADN virus menempel pada ADN bakteri disebut lisogenik. Tetapi bila daya tahan/imunitas bakteri hilang, profage akan menjadi ganas, yaitu membentuk virus-virus baru sehingga tubuh bakteri akan hancur. Peristiwa ini disebut fase litik.

Peranan Virusi
Peranan virus yang menguntungkan adalah untuk memproduksi anti toksin, menyerang patogen, untum memproduksi vaksin. Peranan virus yang merugikan : dapat mengakibatkan penyakit pada tumbuhan, hewan dan manusia.
- Poliomylitis, penyebabkan penyakit polio, dicegah dengan vaksin polio yang diberikan melalui mulut. Vaksin ini ditemukan Jonas Salk (1935)
- Demam berdarah, sebagai vektor penyakit adalah nyamuk Aedes aegypty
- Rabies, vaksin rabies ditemukan oleh Louis Pasteur
- Cacar, dicegah dengan vaksin cacar yang ditemukan oleh Edward Jenner
- Virus dapat juga menyebabkan kanker, tetapi tidak semua bentuk kanker disebabkan oleh virus
- Penyakit lainnya yang disebabkan oleh virus adalah influenza, trachoma, herphes, campak, AIDS dan lain-lain.


B. MONERA
Monera meliputi organisme yang mempunyai struktur tubuh amat sederhana, yakni terdiri atas sel-sel prokariotik, yaitu sel yang bahan intinya belum terlindungi oleh selaput inti ayau karioteka. Yang termasuk kelompok monera adalah bakteri dan alga biru (Cyanophyta)

BAKTERI (EUBACTERIA)
Karakterisik Bakteri
Bakteri mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
- bersel satu yang soliter atau berkoloni.
- prokariotik
- tidak berklorovil, tetapi ada yang berpigmen seperti klorofil untuk fotosintesis
- mempunyai dinding sel yang kuat
- mempunyai bentuk tertentu : bulat (coccus), batang (bacillus) dan spiral (spirillius)
- pembiakan generatif dengan kojugasi, transformasi, transduksi sedangkan vegetatif dengan pembelahan binner
- habitat ditubuh organisme, tanah, air tawar, air laut
- ada yang mempunyai flagel ada yang tidak
- Jika kondisi lingkungan jelek, membentuk endospora

Struktur Tubuh Bakteri
Bakteri tersusun atas dinding sel dan isi sel. Berukut disajikan struktur tubuh bakteri, berturut-turut dari luar ke dalam.
- kapsul, untuk pertahanan diri
- flagel untuk bergerak
- dinding sel untuk perlindungan tersusun dari peptidoglikan
- membran sel, untuk mengatur keluar masuknya zat
- mesosom untuk pabrik energi
- lamela fotosintik, untuk berfotosintetis
- sitoplasma, tempat berlangsungnya reaksi metabolik
- DNA untuk mengontrol  sintesis protein dan pembawa sifat
- plasmid, pembawa gen tertentu dapat ditransformasikan ke sel lain
- Ribosom, untuk sintesis protein
- Endospora, untuk pertahanan diri dari kondisi buruk

Reproduksi Bakteri
- reproduksi secara binner
- reproduksi bakteri secara sexual (parasexual), terdiri dari konjugasi, tranformasi dan transduksi

Penggolongan Bakteri
Berdasarkan cara hidupnya dalam memperoleh makanan, bakteri digolongkan :bakteri heterotrop dan bakteri autotrop. Untuk mendapatkan energi bakteri harus melakukan respirasi. Berdasarkan kebutuhab oksigen, bakteri digolongkan menjadi bakteri aerobik (membutuhkan oksigen) dan bakteri anaerobik (tidak membutuhkan oksigen)

ARCHAEBACTERIA (ARHAE)

Archaebacteria berbeda dengan bakteri pada umumnya. Berdasarkan metabolisme dan ekologinya, Archaebakteria dibagi tiga kelompok yaitu metanogen, halofilik dan termoasidofilik.
- Metanogen : hidup secara anaerobik dan kemosintetik dapat membentuk gas metana (CH4). Dapat bertahan hidup pada suhu tinggi, contohnya Lachnosphira multipora
- Halofilik : hidup bersifat autotroph, pada lingkungan berkadar garam tinggi seperti laut mati, contohnya Holobacterium
- Termoasidofilik: hidup di tempat yang bersuhu tinggi dan bersifat asam, hidup hewan vulkanis. Contohnya : Sulfolobus


Vaksin pencegah penyakit karena bakteri, diantaranya :
- Vaksin BCG (Baciilus Calmete Guirin) untuk mencegah penyakit TBC
-  Vaksin DPT (Dipteri Pertusis TetanuProvilaksis ) berfungsi mencegah penyakit dipteri, batuk rejan dan tetanus
- Vaksin TCD (Thypus Cholera, Dycentria) untuk mencegah penyakit thipus, kolera dan disentri
- Vaksin kotipa untuk mencegah penyakit kolera, thipus dan parathipus

Pemanfaatan bakteri dan patogen
- sterilisasi kering : disetrika, di bakar, di jemur, ultraviolet
- sterilisasi basah : direbus, dikukus, diberi tekanan tinggi
- Pasteurisasi : pemanasan pada suhu 62,8 derajat C selama setengah jam pada tekanan 1 atm
- zat kimia : alkohol 70%, desinfektan, lysol, carbol, imunisasi
- aktif buatan/vaksinasi : terbentuk antibodi karena diberi vaksin, yaitu bibit penyakit yang telah dilemahkan
- pasif bawaan : terbentuk antibodi dalam kandungan karena ibu mengandung mengalami penyakit


ALGA BIRU (CYANOPHYTA)
Karakteristik :
Ciri-ciri yang dipunyai oleh alga biru :
- uniseluler
- prokariotik
- mempunyai klorofil, tetapi tidak terletak di kloroplas
- mempunyai zat warna utama fikosianin (kebiruan)
- reproduksi dengan biner,  fragmentasi, dan konjugasi

Struktur tubuh alga biru :
Sel ganggang hijau biru tersusun sebagai berikut :
- dinding sel : untuk perlindungan
- selubung lendir , untuk perlindungan dan pergerakan
- membran sel, untuk mengatur keluar masuknya zat
- lamella fotosintetik, tilakoid untuk fotosintesis
- DNA, untuk menentukan sifat
- sitoplasma, untuktempat berlangsungnya reaksi metabolik
- ribosom, untuk sintesis protein
-  mesosom, untuk penghasil energi

Beberapa Contoh Alga Biru :
Alga biru bersel satu :
- Crococcus, hidup di air kolam yang tenang, berkembang biak dengan membelah diri
- Gleocapsa, hidup pada batu-batuan atau sebagai epivit pada tumbuhan lain

Alga biru bersel satu berkoloni :
- Poislycist, berbentuk bola, hidup di kolam yang airnya tenang dan jernih
- Spirulina, alga ini menghasilkan zat organik yang cukup potensial, merupakan sumber makanan alternatif karena mampu membelah secara cepat.

Alga Biru yang berbentu benang atau filamen :
- Oscillatoria, hidup di air tenang berkembang biak dengan hormogonium.
- Nostoc commune, tubuhnya sepert rantai, pada sel-selnya tertentu dindingnya menebal dan berubah menjadi heterokist
- Rivullaria, tubuhnya mempunyai bulu cambuk, pada pangkal filamen terdapat heterokist.
- Anabaena cycadae dan anabaena azollae, tubuhnya bersimbiosis dengan akar Cycas  (pakis haji), sedangkan Anabaena azollae, bersimbiosis dengan Azolla pinnata (paku air)

Materi Virus dan Monera lainnya :
  1. BENTUK BAKTERI
  2. CYANOPHYTA (SYANOBACTERIA)
  3. KLASIFIKASI BAKTERI
  4. MENGENAL VIRUS DAN MONERA
  5. MONERA
  6. PENGELOMPOKKAN BAKTERI
  7. PERANAN BAKTERI BAGI KEHIDUPAN MANUSIA
  8. PERANAN VIRUS DALAM KEHIDUPAN
  9. PROSES DAN MEDIA PENULARAN VIRUS
  10. REPLIKASI/REPRODUKSI VIRUS
  11. REPRODUKSI BAKTERI
  12. VIRUS
  13. soal virus dan monera
Sumber :


R. Gunawan Susilowarno dkk, BIOLOGI untuk Kelas X, Penerbit Grasindo 2007
Istamar Syamsuri dkk, Biologi  Untuk SMA kelas X Semester 1, Penerbit Erlangga, 2007

Selasa, 06 Januari 2015

SOAL EVALUASI VIRUS DAN MONERA

Pilihan Ganda

1. Virus dapat dikelompokkan sebagai makhluk peralihan, yaitu sebagai makhluk hidup maupun makhluk tak hidup. Dikelompokkan sebagai mekhluk hidup karena...
A. tidak melakukan respirasi
B. tubuhnya tersusun oleh sel
C. dapat berkembang biak pada sel/jaringan hidup
D. dapat membentuk kristal
E. tubuhnya tersusun atas protein dan asam nukleat

2. Penyakit yang disebabkan oleh virus antara lain...
A. Kolera
B. Cacar
C. Tiphus
D. tetanus
E. pes

3. Alga yang berperan dalam pembuatan protein sel tunggal (PST) sebagai sumber makanan alternatif berprotein tinggi adalah...
A. Nostoc sp
B. Azolla pinnata
C. Anabaena azollae
D. Spirullina sp
E. Gleocapsa sp

4. Bakteri yang melakukan oksidasi bahan organik untuk menghsilkan energi dikelompokkan ke dalam..
A. fotoautotrop
B. fotoheterotroph
C. khemoautrorop
D. aerob
E. anaerob

5. suatu virus yang utuh dan belum masuk ke dalam sel yang hidup dinamakan...
A. virion
B. kapsid
C. kapsomer
D. fage
E. heliks

6. Bakteri yang memiliki seberkas flagel pada salah satu kutubnya, dimasukkan dalam kelompok ....
A. monotrik
B. atrik
C. lofotrik
D. peritrik
E. amfitrik

7. Berikut  ini adalah tahapan-tahapan lisis virus yang tepat adalah...
   1) penetrasi;    2) perakitan;   3) lisis;   4) replikasi         5) adsorbsi
   Urutan tahap-tahap lisis virus yang tepat adalah...
A. 1 - 2 - 3 - 4 - 5
B. 2 - 3 - 1 - 5 - 4
C. 2 - 4 - 3 - 5 - 1
D. 3 - 4 - 1 - 2 - 5
E. 5 - 1 - 4 - 2 - 3

8. Bakteri dan ganggang biru dikelompokkan ke dalam monera karena ....
A. tubuhnya terdiri atas satu sel
B. bersifat heterotroph
C. tidak mempunyai membran inti
D. berkembang biak dengan spora
E. mempunyai lapisan lendir

9. Makanan yang tidak habis sering dimasukkan kulkas. Tujuan pengawetan ini adalah....
A. membunuh bakteri pada makanan
B. menambah zat yang bermanfaat bagi tubuh
C. menambah kadar air agar mudah dicerna
D. meningkatkan kualitas makanan
E. menghambat pertumbuhan bakteri

10. Organisme berikut yang dapat menjadi vegetasi perintis adalah...
A. bakteri nitrifikasi
B. bakteri fiksasi
C. TMV
D. lumut kerak
E. jamur

11. Nostoc commune dan Sirullina maxima berperan untuk...
A. fiksasi nitrogen dan vegetasi perintis
B. makanan dan fermentasi alkohol
C. fiksasi nitrogen dan makanan alternatif
D. fermentasi dan fiksasi nitrat
E. fiksasi oksigen dan membentuk lichenes

12. Air kelapa banyak dimanfaatkan untuk pembuatan nata den coco. Bakteri yang berperan adalah....
Bacillius thuringiensis
B. Acetobacter xylinium
C. Lactobacillus thermophilus
D. Costridium acetobatylicum
E. Xanthomonas campestris

13. Perananbakteri Rhizobium leguminosarum dan Acetobakter sp bagi manusia adalah...
A. mengikan N2 dan pembuatan asam cuka
B. menyuburkan tanah dan pembentukan nitrat
C. mengikat N2 bebas dan pembentukan vitamin K
D. mengikat N2 bebas dan pembuatan asam laktat
E. mengikat N2 bebas dan pembuatan antibiotik

14. Bakteri fiksasi nitrogen dan bakteri pembentuk nitrat dalam tanah adalah....
A. Rhizobium dan Clostridium
B. Rhobacteizobium dan Nitrobacter
C. Clostridium dan Nitr osococcus
D. Rhizobium dan Nitrosomonas
E. Zazotobacter dan Rhizobium

15. Lactobacillus bulgaricus dan Lactobacillus casei berperan dalam proses fermentasi....
A. kecap
B. Tape
C. nata de coco
D. sosis
E. yoghurt

16. Kelompok penyakit berikut yang disebabkan oleh virus adalah.....
A. rabies, kolera, campak
B. influenza, TBC, dipteri
C. TBC, tipus, disentri
D. cacar, campak, tipus
E. demam berdarah, herpes, rabies

17. Bakteri nitrifikasi dapat menyuburkan tanah karena...
A. mengikat N2 bebas dari udara
B. mencegah senyawa anorganik menjadi organik
C. membantu menambah kandungan nitar
D. membantu penguraian senyawa nitrat
E. memperbaiki aerasi tanah.

18. Bakteri nitrifikasi tumbuh subur pada tanah yang....
A. gembur dan kaya bahan organik
B. gembur dan kaya bahan anorganik
C. liat, lembab, dan kaya bahan organik
D. liat, kering, dan kaya bahan anorganik
E. liat, basah, dan kaya bahan organik

19. Berikut ini ciri-ciri jasad renik :
1) inti prokariot
2) berkembangbiak pada sel hidup
3) mempunyai protoplasma
4) dapat dikristalkan
5) resisten terhadapap antibiotik
Ciri-ciri virus adalah....
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 2, dan 4
C. 2, 3, dan 4
D. 2, 4, dan 5
E. 3, 4, dan 5

20. Berikut ini adalah tahap-tahap penularan virus HIV
1) RNA virus dilepaskan ke siroplasma leukosit
2) DNA virus tercetak pada sitoplasma leukosit
3) Cetakan DNA virus maasuk ke kromosom D  leukosit
4) periode laten (8 - 10 tahun) dan DNA virus tertranskripsi secara terus menerus
5) RNA dan protein HIV terbentuk
6) perakitan virus baru
7) Virus HIV keluar dari leukosit yang lisis
Untuk urutan penularan HIV yang betul adalah...
A. 1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 - 7
B. 2 - 3 - 4 - 5 - 6 - 7 - 1
C. 3 - 4 - 5 - 6 - 1 - 7 - 2
D. 4 - 5 - 6 - 7 - 1 - 2 - 3
E. 5 - 6 - 7 - 2 - 1 - 3 - 4

Essay.

1.Gambar dan berilah keterangan struktur tubuh virus!
2. gambar dan jelaskan tahap-tahap siklus litik virus!
3. sebutkan perbedaan antara siklus litik dan lisogenik pada virus!
4. Sebutkan manfaat virus yang menguntungkan bagi manusia!
5. Gambar dan jelaskan struktur bakteri berdasrkan letak flagelnya!
6. Sebutkan dan gambarlah macam-macam bentuk bakteri coccus!
7. Jelaskan perbedaan antara peristiwa konjugasi, transduksi, dan transformasi pada reproduksi bakteri!
8. Sebutkan ciri-ciri ganggang!
9. Sebutkan cara-cara reproduksi ganggang biru !
10. Sebutkan macam-macam speses ganggang biru yang mampu menfiksasi nitrogen!

Materi Virus dan Monera
  1. BENTUK BAKTERI
  2. CYANOPHYTA (SYANOBACTERIA)
  3. KLASIFIKASI BAKTERI
  4. MENGENAL VIRUS DAN MONERA
  5. MONERA
  6. PENGELOMPOKKAN BAKTERI
  7. PERANAN BAKTERI BAGI KEHIDUPAN MANUSIA
  8. PERANAN VIRUS DALAM KEHIDUPAN
  9. PROSES DAN MEDIA PENULARAN VIRUS
  10. REPLIKASI/REPRODUKSI VIRUS
  11. REPRODUKSI BAKTERI
  12. VIRUS
  13. soal virus dan monera


VIRUS DAN MONERA


Alga biru (Cyanophyta) adalah organisme prokariuotik mikroskopis yang sudah dapat berfotosintesis, seperti tumbuhan tingkat tinggi. Sel-sel tubuhnnya ada yang bersel tunggal (iniseluler), ada yang berkoloni, dan ada pula yang bersel banyak (multiseluler). Cyanophyta multiseluler membentuk bangunan yang berupa benang halus (filamen). Semua jenis alga biru mempunyai lapisan lendir (gelatin) pada permukaan tubuhnya. Dinding sel terdiri dari selulose dan pektin.
Di dalam sel Cyaoiphyta terdapat empat macam pigmen, klorofil (pigmen hijau), karotin (pigmen kuning orange), fikosianin(pigmen biru), fikoetrin (pigmen merah). Fikosianin merupakan pigmen yang paling dominan sehingga alga tampak berwarna biru dan disebut alga  membranbiru. Pigmen-pigmen tersebut tersebar di dalam sel dan tampak tidak terbungkus oleh membran tetapi menempel pada membran tilakoid, karena alga tidak memiliki plastida atau kloroplas.
Umumnya alga biru banyak tumbuh di tempat-tempat sampah di air tawar serta cukup mendapat cahaya matahari. Diantaranya ada yang hidup di laut, di ttempat yang sangat dingin (salju) dan di sumber-sumber air panas yang suhunya tidak kurang dari 80 derajat C
Struktur ganggang hijau biru ada yang uniseluler, ada yang membentuk koloni, dan ada pula yang membentuk benang. Contohnya, ganggang yang uniseluler adalah Chlorococcus dan anacytis, yang membentuk koloni adalah Merismopedia, Nostoc, dan Micricytis, serta yang membentuk benang (filamen), misalnyaOscilatoria, Microculeus dan anabaena.
Sel ganggang hijau biru tersusun (dari luar ke dalam) sebagai berikut : dinding sel, membran sel, sitoplasma, dan asam inti.
Dinding sel :
Dinding sel mengakibatkan bentuknya tetap. Disebelah luar dinding terdapat selubang lendir yang berfungsi mencegah sel dari kekeringan. Selain itu, lendir dapt memudahkan sel bergerak karena beberapa ganggang ini dapt bergerak dengan gerakan osilasi (maju mundur). Blus dapat dipastikan apa yang menyebabkan ganggang ini bergerak.


Membrane sel
Membrane sel berfungsi mengatur keluarmasuknya zat dari dan kedalam sel. Terdapat pelipatan membrane sel kea rah dalam membentuk lamella fotosintetik atau membrane tilakoid. Pada membrane tilakoid terdapat klorofil. Jadi berbeda dengan sel eukariotik yang memiliki klorofil d I dalam kloroplas, ganggang hijau biru tidak memiliki kloroplas
Sitoplasma
Sitoplasma merupakan koloid yang tersusun atas air, protein, lemak, gula, mineral-mineral, enzim, ribosom, dan DNA. Di dalam sitoplasma berlangsung proses metabolism sel.
Asam inti/ asam nulkeat (DNA)
DNA terdapat pada lokasi di dalam sitoplasma, namun tidak memiliki membrane inti. Karena itulah ganggang biru digolongkan ke dalam prokariotik.
Mesosom dan Ribosom.
Organel lain adalh ribosom. Ribosom merupakan organel untuk mensintesis protein, sedangkan mesosom merupakan penonjolan , membrane sel kearah dalam yang berperan sebagai penghasil energi. 

Reproduksi Alga Biru
Alga biru berkembang biak secara vegetative yaitu dengan membelah diri, fragmentasi dan membentuk aplanospora.
Pembelahan sel (pembelahan biner )
Perkembangbiakkan dengan cara membelah sel umumnya terdapat pada Cyanophyta uniseluller. Hasil pembelahan sel-selnya ada yang secara langsung terpisah sehingga sel tersebut hidup bebas sebagai sel tunggal, akan tetapi dapat pula sel-sel tersebut masih tetap bergerombol dan bergabung membentuk koloni yang jumlahnya bertambah banyak, contohnya Gleocapsa sp.
Fragmentasi.

Reproduksi dengan cara fragmentasi pada umumnya terjadi pada Cyanophyta yang berbentuk filament atau benang, selain sel-selnya membelah diri, jua berkembang biak dengan fragmentasi. Fragmentasi terjadi pada salah satu sel berlendir dan mati, sehingga akan membagi filament alga menjadi beberapa bagian, yang masing-masung bagiannya dinamakan Hormogonium. Kemudian hormogonium akan tumbuh membentuk individu baru. Selain pada bagian yang atas , pemutusan filament dapat terjadi  pada bagian yang disebut Heteroseista.  Heterosista adalah sel yang berukuran lebih besar dari sel-sel lainnya, berdinding tebal dengan isi jernih. Di dalam heteroseista tedapat enzim nitrrogenase sehingga dapat digunakan untuk memfiksasi Nitrogen  dari udara, contohnya Nostoc commune dan Anabaena  sp.
Aplanospora/Akinet (spora diam)
Pada filamen dibentuk spora, yaitu sel-sel yang berdinding tebal, mengandung banyak cadangan makanan, dan berukuran lebih besar dari sel-sel lainnya yang tahan terhadap suhu tinggi atau kekeringan. Sel itu dinamakan akinet. Akinet dapat bekecambah membentuk filamen baru. Contoh pada Nostoc commune.


Fiksasi (Pengikat) Nitrogen

Beberapa jenis Cyanophyta ada yang mempu mengikat nitrogen sehingga dapat digunakan sebagai pupuk hijau dan dapat menmbah kandungan nitrogen di dalam tanah, misalnya Anabaena, Nostoc, dan Gleocapsa. Anabaena yang dapat mengikat nitrogen bebas di udara antara lain sebagai berikut :
Anabaena azollae bersimbiosis dengan Azolla pinnata (paku air)
Anabaena cycadae bersimbiosis dengan Cycas rimphii (pakis haji)
Anabaena fertilisima hidup bebas
Peranan lain dari Cyanophyta adalah sebagai vegetasi pioner (vegetasi perintis) pada tanah tandus, artinya alga ini dapat hidup di lingkungan di mana makhluk hidup lainnya belum / tidak bisa hidup dilingkungan itu. Contohnya di tempat-tempat seperti tembok, bebatuan  dan lingkungan air yang bersuhu tinggi. Hal ini dapat dilakukan juga dengan bersimbiosis dengan jamur membentuk lumut kerak (Lichenes)

Beberapa Contoh Alga Biru :
Alga biru bersel satu :
- Crococcus, hidup di air kolam yang tenang, berkembang biak dengan membelah diri
- Gleocapsa, hidup pada batu-batuan atau sebagai epivit pada tumbuhan lain

Alga biru bersel satu berkoloni :
- Poislycist, berbentuk bola, hidup di kolam yang airnya tenang dan jernih
- Spirulina, alga ini menghasilkan zat organik yang cukup potensial, merupakan sumber makanan alternatif karena mampu membelah secara cepat.

Alga Biru yang berbentu benang atau filamen :
- Oscillatoria, hidup di air tenang berkembang biak dengan hormogonium.
- Nostoc commune, tubuhnya sepert rantai, pada sel-selnya tertentu dindingnya menebal dan berubah menjadi heterokist
- Rivullaria, tubuhnya mempunyai bulu cambuk, pada pangkal filamen terdapat heterokist.
- Anabaena cycadae dan anabaena azollae, tubuhnya bersimbiosis dengan akar Cycas  (pakis haji), sedangkan Anabaena azollae, bersimbiosis dengan Azolla pinnata (paku air)

  1. BENTUK BAKTERI
  2. CYANOPHYTA (SYANOBACTERIA)
  3. KLASIFIKASI BAKTERI
  4. MONERA
  5. PENGELOMPOKKAN BAKTERI
  6. PERANAN BAKTERI BAGI KEHIDUPAN MANUSIA
  7. PERANAN VIRUS DALAM KEHIDUPAN
  8. PROSES DAN MEDIA PENULARAN VIRUS
  9. REPLIKASI/REPRODUKSI VIRUS
  10. REPRODUKSI BAKTERI
  11. VIRUS

Sumber :


R. Gunawan Susilowarno dkk, BIOLOGI untuk Kelas X, Penerbit Grasindo 2007
Istamar Syamsuri dkk, Biologi  Untuk SMA kelas X Semester 1, Penerbit Erlangga, 2007
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!