Tampilkan posting dengan label biologi-sistem reproduksi. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label biologi-sistem reproduksi. Tampilkan semua posting

Minggu, 26 April 2015

Pilihan Ganda

1. Kelainan dimana adalah suatu bentuk abnormalitas, di mana seorang wanita normal pada usia reproduksi tidak mengalami menstruasi disebut..........
A. Amenonore
B. Endometritis
C. Kista indung telur
D. Fibroid
E. Hipogonadisme

2. ASI pertama kali diberikan kepada bayi setelah kelahiran disebut.....
A. ASI biasa
B. ASI ekspresi
C. ASI ekslusif
D. ASI inpresif
E. ASI wajib

3. Fase berikut ini yang merupakan siklus menstruasi adalah....
A. praovulasi
B. Ovulasi
C. Pascaovulasi
D. menstruasi
E. pascamenstruasicr

4. Hormon yang memacu aktivitas ovulasi adalah....
A. Prolaktin
B. FSH
C. LH
D. Estrogen
E. Progresteron

5. Perhatikan Gambar di bawan ini. Scrotum ditunjukkan oleh Nomor.....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

6. Berdasarkan gambar soal nomor 5, badan yang ditunjukkan oleh nomor 6 adalah...
A. kandung kemih
B. penis
C. kelenjar cowper
D. vas deferen
E. Scrotum

7. Perhatikan gambar di bawah ini ! Organ yang bertanda X adalah...
A. folikel yang berfungsi memoroduksi sel telur
B. ovarium yang berfungsi untuk pemasakan telur.
C. ovarium yang bertugas memproduksi ovum
D. tuba fallopi yang berfungsi sebagai tempat pembuahan
E. kelenjar penghasil hormon FSH dan LF

8. Berdasarkan gambar nomor 7, organ yang ditunjukkan N adalah...
A. ovarium
B. Tuba fallopi
C. uterus
D. serviks
E. vagina

9. Terjadinya individu baru dari bagian lain kandung lembaga, misalnya sinergid dan antipoda tanpa didahului pembuahan disebut....
A. embrio adventif
B. parthenogenesis
C. apogamik
D. aporogami
E. porogami

10. Endosperma sebagai tempat cadangan makanan, pada tumbuhan Angiospermae terbentuk dari hasil pembuahan.....
A. inti generatif 1 dengan sel telur
B. inti generatif 2 dengan sel telur.
C. inti generatif dengan antipoda
D. inti generatif 1 dengan inti kandung lembaga sekunder
E. inti generatif 2 dengan inti kandung lembaga sekunder

11. Pada tumbuhan angiospermae  terjadi pembuahan ganda dengan adanya peleburan inti generatif satu dengan sel telur dan inti generatif kedua dengan.....
A. inti lembaga primer
B. inti sinergid
C. inti antipoda
D. inti kandung lembaga primer
E. inti kandung lembaga sekunder

12. Saluran reproduksi internal pada laki-laki yang berfungsi untuk pemasakan sperma adalah...
A. epididimis
B. tubulus semineferus
C. vesica urinaria
D. kelenjar prostat
E. vas deferens

13. Pada proses oogenesis dari satu oogonium akan dihasilkan sel telur yang fungsional sebanyak....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 8

14. Kacang yang kita makan sebenarnya merupakan pembuahan antara.........
A. inti generatif 1 dengan sinergid
B. inti generatif 1 dengan inti vegetatif
C. inti generatif 1 dengan inti kandung lembaga sekunder
D. inti generatif 2 dengan inti kandung lembaga sekunder
E. inti generatif dengan sel-sel nuselus

15. Hubungan yang tepat antara alat perkembangan tumbuhan dengan cara penyebarannya adalah...
A. tembakau dengan serangga karena biji tembakau kecil dan mengandung lemak
B. tembakau dengan serangga karena bijinya kecil dan tidak dapat dicerna
C. padi dengan angin karena bijinya kecil dan mudah diterbangkan
D. kelapa dengan angin karena pohonnya tinggi dan buahnya kering dan ringan
E. beringin dengan Mamalia karena buahnnya dapat menempel pada badan mammalia

16. Berikut ini diagram siklus menstruasi
Pembuahan paling tepat terjadi pada saat....
A. folikel
B. kadar estrogen tinggi
C. pembentukan progresteron
D. pembentukan FSH
E. terbentuknya folikel

17. Perbedaan pembuahan tunggal dan pembuahan ganda adalah......


Pembuahan tunggal
Pembuahan ganda
A. sperma dilengkapi bulu getar
B. ovum tidak dilengkapi bulu getar
C. fertilisasi melalui tahapan-tahapan
D. terjadi pada angiospermae
E. Embrio yang terjadi bukan hasil peleburan ovum dan sperma
A. Sperma tidak dilengkapi bulu getar
B. Ovum dilengkapi dengan bulu getar
C. Fertilisasi tidak melalui tahapan-tahapan
D. Terjadi pada gymnospermae
E. Embrio yang terjadi selalu dari hasil peleburan ovum dan sperma


Essay
1. Jelaskan dengan singkat proses pembentukan bayi tabung !
2. Jelaskan macam-macam kelainan pada sistem reproduksi manusia!
3. Jelaskan pengaruh hormonal dalam pembentukan ASI!
4. Jelaskan tahapan-tahapan dalam siklus menstruasi !
5. Jelaskan proses fertilisasi sampai terjadinya implantasi pada alat kelamin wanita
6. Gambar dan sebutkan bagian-bagian alat kelamin laki-laki.
7. Sebutkan perbedaan-perbedaan antara spermatogenesis dengan oogenesis !
8. Sebutkan macam-macam penyerbukan berdasarkan cara sampainya serbuk sari ke kepala puitk !
9. Jelaskan proses pembuahan ganda pada Angiospermae !
10. Jelaskan proses spermatogenesis !



MATERI DAN SOAL BIOLOGI SISTEM REPRODUKSI
  1. AIR SUSU IBU 
  2. FERTILISASI, KEHAMILAN DAN KELAHIRAN 
  3. KELAINAN PADA SISTEM REPRODUKSI
  4. ORGAN KELAMIN WANITA DAN OOGENESIS 
  5. ORGAN REPRODUKSI PRIA DAN SPERMATOGENESIS 
  6. PEMBENTUKAN GAMET PADA TUMBUHAN
  7. PEMELIHARAAN KESEHATAN ORGAN REPRODUKSI DAN PERILAKU SEKSUAL YANG SEHAT
  8. POLINASI/PERSARIAN DAN FERTILISASI 
  9. PUBERTAS DAN MENSTRUASI. 
  10. REPRODUKSI ASEKSUAL
  11. REPRODUKSI SEKSUAL
  12. Soal Biologi Sistem Reproduksi (2) 
  13. TEKNOLOGI REPRODUKSI 
  14. soal biologi sistem reproduksi








Anatomi Payudara.
Payudara terdiri atas:
-  korpus mamae (badan payudara),
- puting susu dan
- areola.
Korpus terdiri dari : 
- jaringan kelenjar payudara, 
- saluran susu (duktus laktiferus), 
- jaringan ikat, 
- lemak, 
- pembuluh darah, 
- saraf dan 
- pembuluh limfe. 
Puting susu dan areola merupakan bagian dari kulit payudara. Puting mengandung :
- ujung-ujung saraf perasa yang sensitif, dan 
- otot polos yang akan berkontraksi bila ada rangsangan.  
Areola merupakan bagian yang lebih berpigmen di sekeliling puting. Kelenjar morgagni adalah kelenjar keringat besar yang salurannya bermuara pada areola. Kelenjar ini mengeluarkan cairan yang berfungsi melemaskan dan melindungi areola sewaktu menyusui.  Selain itu pada areola juga terdapat otot polos dan ujung-ujung serabut saraf. Fungsi otot polos dalam puting dan areola adalah mengurangi permukaan areola, menonjolkan puting dan mengosongkan sinus laktiferus waktu menyusui.

Sesaat setelah lahir bayi, biasanya bayi akan disusui oleh ibunya. Air susu yang pertama kali dikonsumsi bayi sering disebut air susu eksklusif atau disebut kolostrum. Kolostrum mengandung banyak antibodi yang berfungsi untuk imunisasi bagi bayi. Selain itu, kolostrum mengandung protein dan laktosa dengan konsentrasi yang sama seperti air susu, namun tidak mengandung lemak. Kehidupan pertumbuhan dan perkembangan bayi sampai minimal 3 bulan pertama sangat tergantung pada air susu ibu (ASI). ASI mengandung seluruh zat makanan yang dibutuhkan bayi untuk pertumbuhannya. ASI juga sangat cocok dengan sistem dan alat pencernaan bayi yang masih lemah.
Produksi ASI (laktasi) berasal dari sepasang kelenjar susu (glandula mammae ) atau payudara ibu. Pada saat masa kehamilan, pertumbuhan awal kelenjar susu distimulasi oleh Mammotropin hormone yang dihasilkan oleh hipofisis ibu dan plasenta janin. selain hormon mammotropin, plasenta juga mensekresi progresteron dan estrogen. Progresteron dan estrogen merangsang tumbuhnya saluran kelenjar menjadi banyak dan bercabang serta mencegas sekresi air susu ibu sebelum kelahiran. Pada saat terjadinya pertumbuhan saluran kelenjar mammae, kelenjar disekitarnya bertambah besar sehingga wanita pada saat hamil payudaranya tampak membesar.
Hormon lain yangberpengaruh terhadap sekresi ASI adalah prolaktin. Hormon ini disekresikan oleh hipofisis dan konsentrasinya di dalam darah akan semakin meningkat sejak minggu kelima sampai kelahiran bayi. Hormon ini disekresikan oleh hipofisis dan konsentrasinya di dalam darah akan semakin meningkat sejak minggu kelima sampai kelahiran bayi. Hormon prolaktin mempunyai fungsi untuk meningkatkan sekresi ASI. Pacuan terhadap sekresi ASI juga didukung oleh somato mammotropin korion yang dihasilkan oleh plasenta.
Pada saat kelahiran jumlah estrogen dan progresteron di dalam darah menurun sehingga pacuan laktasi dari prolaktin menjadi besar dan dalam waktu dua sampai tiga hari payudara ibu dapatmenghasilkan ASI dalam jumlah yang banyak sebagai pengganti kolostrum. ASI yang dibentuk dalam kelenjar mammae ibu agar dapat dilengkapi dengan asam amino, asam lemak, glukosa, dan kalsium diperlukan hormon pertumbuhan, kortisol dan hormon paratiroid.
Bila bayi lahir dan segera disusul ibunya, keluarnya ASI dari payudara ibu di kontrol oleh hormon oksitosin sebagai akibat hisapan dari mulut bayi. Rangsang ini dibawa ke hipotalamus dan merangsang hipofisis untuk mensekresi oksitosin. Pengaruh oksitosin terhadap payudara adalah merangsang mioepitelium kelenjar berkerut sehingga air susu dikeluarkan menuju ke saluran kelenjar.


MATERI DAN SOAL BIOLOGI SISTEM REPRODUKSI
  1. AIR SUSU IBU 
  2. FERTILISASI, KEHAMILAN DAN KELAHIRAN 
  3. KELAINAN PADA SISTEM REPRODUKSI
  4. ORGAN KELAMIN WANITA DAN OOGENESIS 
  5. ORGAN REPRODUKSI PRIA DAN SPERMATOGENESIS 
  6. PEMBENTUKAN GAMET PADA TUMBUHAN
  7. PEMELIHARAAN KESEHATAN ORGAN REPRODUKSI DAN PERILAKU SEKSUAL YANG SEHAT
  8. POLINASI/PERSARIAN DAN FERTILISASI 
  9. PUBERTAS DAN MENSTRUASI. 
  10. REPRODUKSI ASEKSUAL
  11. REPRODUKSI SEKSUAL
  12. Soal Biologi Sistem Reproduksi (2) 
  13. TEKNOLOGI REPRODUKSI 
  14. soal biologi sistem reproduksi

Sumber :
BIOLOGI untuk SMA/MA kelas XI, R. Gunawan Susilowarno, dkk, Penerbit Grasindo, 2007
http://drprima.com/kandungan/anatomi-payudara-wanita.html



Alat Kontrasepsi
Alat kontrasepsi ( kontra = melawan, konsepsi = pembuahan), yaitu suatu alat yang digunakan untuk mencegah terjadinya pertemuan antara sperma dan ovum atau pembuahan yang mengakibatkan kehamilan. Penggunaan alat kontrasepsi disosialisasikan melalui program keluarga berencana. Alat dan bahan kontrasepsi untuk program keluarga berencana haruslah aman, tidak menimbulkan efek samping, tidak mengganggu kesehatan, tidak menurunkan libido, dan bersifat refersible (jika pemakaian dihentikan maka dapat memiliki anak lagi).

Metode kontrasepsi yang diterapkan antara lain sebagai berikut :
1. Cara mekanik
Cara ini menggunakan alat berupa:
-  IUD (Intra uterin Device) atau yang sering disebut spiral. Alat ni dipasang di dalam uterus yang berfungsi untuk menghalangi pertemuan antara sperma dengan ovum (fertilisasi). Untuk pemasangannya haruslah dikontrol secara periodik guna mengetahui posisi alat tersebut sesuai atau tidak.
- Pada pria, cara mekanik yang dipakai adalah kondom (balon pengaman) yang disarungkan ke penis untuk mencegah masuknya sperma ke dalam saluran rahim. Tetapi cara ini mengandung resiko yaitu jika terjadi kebocoran alatnya.
- Diafragma, alat kontrasepsi ini menyerupai topi yang menutupi mulut rahim, memiliki fungsi yang sama dengan kondom, yaitu mencegah masuknya sperma masuk ke rahim. Perbedaannya jika kondom tipis seperti sutera, sedangkan diafragme terbuat dari karet yang tebal, sehingga cenderung lebih aman, karena terhindar dari kebocoran.
- spermisida, yaitu alat kontrasepsi yang berfungsi untuk mematikan sperma, tetapi cara ini mempunyai efek samping, bagi yang tidak cocok akan menimbulkan alergi.

2. Hormonal
Bahan kontrasepsi hormonal biasanya dikemas dalam beberapa bentuk, misalnya pil yang harus yang harus diminum setiap hari. Suntik yang harus diinjeksikan setiap 1 kali sebulan sampai beberapa bulan. Susuk merupakan jarum kecil yag mengandung hormon. Susuk ini dipasang di lengan dan bertahan selama 3 - 5 tahun sekali tanam.

3. Pembedahan
Pembedahan merupakan pemotongan tuba fallopi (saluran telur) dilakukan terhadap istri disebut tubektomi. Sedangkan pemotongan terhadap vas deferens (saluran sperma) suami disebut vasektomi. Beberapa wanita yang sudah tidak ingin punya anak lagi dapat melakukan dengan cara tubektomi. Sedangkan vasektomi pada seorang pria cenderung lebih sedikit. Pada vasektomi kemungkinan besar darah dalam beberapa detik akan bercampur dengan cairan sperma yang tersimpan di pangkalsaluran sperma. Hal ini menyebabkan bahan penghasil antibodi dalam tubuh (sumsum tulang, limpa, dan kelenjar limfa) menghasilkan zat anti sperma yangdisebut Anti sperm Antibody (ASA), sehingga sperma akan menggumpal dan immobil dan tidak dapat berenang menuju saluran telur, dan menyebabkan pria tersebut infertil (tidak subur)

4. Elektro Kauterisasi
Elektro kauterisasi merupakan pemotongan pangkal saluran sperma tanpa pisau bedah tetapi menggunakan arus listrik. Arus listrik yang dialirkan hanya beberapa detik dan sifatnya mengelas saluran sperma langsung. Dengan cara ini, vasektomi atau tubektomi dapat dilakukan secara lebih cepat dan aman tanpa resiko pendarahan.

5. Preparat Imunologis
Preparat imunologis ada yang berupa serum atau vaksin. Vaksin berasal dari hasil rekayasa genetik protein pembuahan. Jika vaksin itu adalah protein pembuahan yang berada pada membran sel kepala sperma, maka jika disuntikkan ke tubuh suami menyebabkan tubuh suami menghasilkan ASA. Hal ini berakibatkan menggumpalkan sperma. Jika disuntikkan ke dalam tubuh istri , tubuhnya juga akan membentuk ASA, dan jika istri bercampur dengan suami maka ASA akan menggumpalkan sperma di dalam cervix istri.

6. Sistem Kalender / Penanggalan
Cara ini dipakai oles pasangan suami istri dengan memperhatikan masa subur dan tidak subur si istri. Tetapi, cara ini mengandung resiko kehamilan yang tinggi sebab beberapa aspek hormonal, psikis, dan penyakit tertentu menyebabkan daur menstruasi wanita menjadi tidak teratur, sehingga akan lebih sulit untuk menghitung secara tepat masa subur dan tidak subur.


Bayi Tabung .
Bayi tabung adalah proses pembuahan sel telur dan sperma di luar tubuh ibu, istilahnya in vitro vertilization (in vitro bahasa latin, artinya “dalam gelas atau tabung,” vertilization artinya pembuahan). Dalam proses bayi tabung, sel telur matang diambil dari indung telur ibu, dibuahi dengan sperma di dalam medium cairan. Setelah berhasil, embrio kecil yang terjadi dimasukkan ke rahim dengan harapan berkembang menjadi bayi.
Berikut  tahapan-tahapan dalam proses pembuatan bayi tabung:
- Seleksi pasien. Apakah Anda dan suami layak mengikuti program bayi tabung. Bila layak, baru bisa masuk dan mengikuti program bayi tabung.
- Stimulasi atau merangsang indung telur untuk memastikan banyaknya sel telur. Secara alami, sel telur hanya satu. namun untuk bayi tabung, perlu lebih dari sati sel telur untuk memperoleh embrio.
- Pemantauan pertumbuhan folikel (cairan berisi sel telur di indung telur) melalui ultrasonografi. Tujuannya, melihat apakah sel telur sudah cukup metang untuk ‘dipanen.’
- Mematangkan sel telur dengan menyuntikkan obat agar siap ‘dipanen.’
- Pengambilan sel telur, kemudian diproses di laboratorium.
- Pengambilan sperma suami (pada hari yang sama). Jika tidak ada masalah, pengambilan dilakukan lewat masturbasi. Jika bersamalah, pengambilan sprema langsung dari buah zakar melalu operasi.
- Pembuahan atau (fertilisasi) di dalam media kultur di laboraturium. hasilnya embrio.
- Transfer embrio kembali ke dalam rahim agar terjadi kehamilan, setelah embrio terbentuk.
- Penunjang fase luteal untuk mempertahankan dinding rahim. Dokter emberi obat untuk mempertahankan dinding rahim ibu agar terjadi kehamilan.
- Terakhir, proses simpan beku embrio. Jika ada embrio lebih, bisa disimpan untuk kehamilan selanjutnya. 





Kloning Manusia
Kloning adalah reproduksi aseksual . Untuk melakukan kloning, yang pertama dibutuhkan adalah sebuah sel telur yang matang. Sel telur itu kemudian diambil inti selnya. Inti sel itu kemudian diganti dengan inti sel tubuh dari organisme dewasa yang sejenis. Ketika sel itu mulai berkembang, ia kemudian ditanamkan di rahim. Sel itu akan berkembang di rahim hingga kelahirannya. Individu yang dilahirkan akan menjadi individu yang indentik secara genetis dengan individu donor inti sel. Pada prinsipnya, siapapun dapat dikloning, dan karena sel itu dapat dibekukan, orang bahkan dapat mengklon orang yang sudah meninggal. Kloning bukanlah foto kopi. Ketika ia lahir, ia akan lahir seperti bayi lainnya. Namun ketika dewasa ia akan kembar identik dengan aslinya.
Keberhasilan kloning pada awalnya 3-4 persen dari sekian banyak percobaan. Untuk memperbesar keberhasilan, dibutuhkan lebih banyak sumber daya (sel telur yang matang dan rahim untuk berkembangnya janin) dan karenanya juga lebih banyak biaya. Kendati demikian menjadi yang pertama untuk mengklon manusia telah mendorong banyak orang berpartisipasi dalam penelitian ini.
 Teknologi kloning diharapkan dapat memberi manfaat kepada manusia, khususnya di bidang medis. Beberapa di antara keuntungan terapeutik dari teknologi kloning dapat diringkas sebagai berikut:
- Kloning manusia memungkinkan banyak pasangan tidak subur untuk mendapatkan anak.
- Organ manusia dapat dikloning secara selektif untuk dimanfaatkan sebagai organ pengganti bagi pemilik sel organ itu sendiri, sehingga dapat meminimalisir risiko penolakan.
- Sel-sel dapat dikloning dan diregenerasi untuk menggantikan jaringan-jaringan tubuh yang rusak, misalnya urat syaraf dan jaringan otot. Kemungkinan bahwa kelak manusia dapat mengganti jaringan tubuhnya yang terkena penyakit dengan jaringan tubuh embrio hasil kloning, atau mengganti organ tubuhnya yang rusak dengan organ tubuh manusia hasil kloning. Di kemudian hari akan ada kemungkinan tumbuh pasar jual-beli embrio dan sel-sel hasil kloning.
- Teknologi kloning memungkinkan para ilmuan medis untuk menghidupkan dan mematikan sel-sel. Dengan demikian, teknologi ini dapat digunakan untuk mengatasi kanker. Di samping itu, ada sebuah optimisme bahwa kelak kita dapat menghambat proses penuaan berkat apa yang kita pelajari dari kloning.
- Teknologi kloning memungkinkan dilakukan pengujian dan penyembuhan penyakit-penyakit keturunan. Dengan teknologi kloning, kelak dapat membantu manusia dalam menemukan obat kanker, menghentikan serangan jantung, dan membuat tulang, lemak, jaringan penyambung, atau tulang rawan yang cocok dengan tubuh pasien untuk tujuan bedah penyembuhan dan bedah kecantikan.


MATERI DAN SOAL BIOLOGI SISTEM REPRODUKSI
  1. AIR SUSU IBU 
  2. FERTILISASI, KEHAMILAN DAN KELAHIRAN 
  3. KELAINAN PADA SISTEM REPRODUKSI
  4. ORGAN KELAMIN WANITA DAN OOGENESIS 
  5. ORGAN REPRODUKSI PRIA DAN SPERMATOGENESIS 
  6. PEMBENTUKAN GAMET PADA TUMBUHAN
  7. PEMELIHARAAN KESEHATAN ORGAN REPRODUKSI DAN PERILAKU SEKSUAL YANG SEHAT
  8. POLINASI/PERSARIAN DAN FERTILISASI 
  9. PUBERTAS DAN MENSTRUASI. 
  10. REPRODUKSI ASEKSUAL
  11. REPRODUKSI SEKSUAL
  12. Soal Biologi Sistem Reproduksi (2) 
  13. TEKNOLOGI REPRODUKSI 
  14. soal biologi sistem reproduksi



Sumber :
BIOLOGI untuk SMA/MA kelas XI, R Gunawan Susilowarno, dkk, Penerbit Grasindo, 2007
http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/10.tahapan.proses.pembuatan.bayi.tabung/001/001/1025/12/-/4
http://www.tipshamil.web.id/2014/06/alat-kontrasepsi.html
http://prosesbayitabung.com/
https://www.facebook.com/TeknologiReproduksi/posts/130617733761158
http://arsyaddel-real.blogspot.com/

Sabtu, 25 April 2015

Endometriosis
Endometriosis merupakan kondisi dimana jaringan endometrial terjadi di luar lokasi yang sebenarnya, yait pada permukaan rongga rahim. Jaringan ini disebut jaringan ektopik, dimana pada saat menstruasi jaringan ini akan berdarah menyebabkan menyebabkan peradangan jaringan sekitarnya. Peradangan ini akan menyebabkan fibrosis (jaringan ikat) akan melekatkan uterus yang menyebabkan rasa kesakitan daam infertilitas. Endometriosis aktif sering kali terjadi pada wanita usia 30 - 40 tahun, terutama pada wanita yang munda kelahiran anak. Gejala yang paling parah adalah terjadinya menstruasi sepanjang tahun.

Amenorea
Amenorea adalah suatu bentuk abnormalitas, domana seorang wanita normal pada usia reproduksi tidak mengalami menstruasi. Pada bentuk primer dari gangguan ini, periode awal menstruasi pada wanita (menarke) tidak terjadi sampai usia 18 tahun. Pada bentuk sekunder, seorang wanita tidak mendapatkan menstruasi selama kurang lebih 3 bulan setelah menarke dimulai. Hal ini seringkali disebabkan karrena kegagalan ovulasi karena masalah hormon, tidak adanya uterus, kerusakan pada endometrium, ovarium, kerusakan kelenjar adrenal, atau tumor pada hipofisis.

Infertilitas
Infertilitas merupakan kondisi ketidak mampuan mempunyai anak setelah melakukan hubungan seksual dengan teratur tanpa alat kontrasepsi paling tidak selama satu tahun. Infertilitas 40 -50% terjadi pada wanita. Penyebab infertilitas pada wanita adalah ketidak seimbangan hormon enstrogen untuk ovulasi secara teratur dan progresteron untuk mempersiapkan endometrium agar siap untuk implantasi, infeksi atau peradangan pada indung telur, tuba fallopi, kerusakan uterus, dan endometriosis. Sedang penyebab infertilitas pada pria adalah abnormalitas pada alat kelamin, infeksi kuman penyakit, ketidak seimbangan hormon, luka pada penis dan buah zakar, obat-obatan, frekuensi hubungan seks yang terlalu sering atau jarang, panas dari pakaian, dan radiasi kimia serta tekanan psikologis.

Fibroid (Leimioma uterus)
Fibroid merupakan tumor tidak ganas pada wanita dari tumor otot halus yang tumbuh di dalam rahim. Kelainan ini terjadi pada 2- 25% wanita reproduktif. Kelainan ini diduga disebabkan karena penggunaan hormon estrogen dan progresteron berlebihan.

Kista Indung Telur
Kista indung telur berupa kantong yang tidak bersifat material setengah cair. Tipe umum kista indung telur adalah kista folikel yang terdapat pada folikel dan kista lutein yang terdaftar pada korpus luteum. Kelainan ini disebabkan abnormalitas hormonal. kista ini dapat menyebabkan menstruasi terlambat datang dan diikuti dengan perpanjangan dan pendarahan ireguler.


Vulvovaginitis
Vulvovaginitis merupakan keadaan dimana letak vagina dan vulva yang berdekatan satu dengan yang lain sehingga memungkinkan terjadinya infeksi Trichomanas dan Candida albicans, maupun bakteri dan virus lainnya seperti Gardinerella vaginalis dan neisseria gonorrhoeae . 

Kehamilan ektopik (kehamilan di luarkandungan)
Kehamilan ektopik merupakan suatu keadaan dimana kehamilan abnormal karena telur yang terbuahi tertanam di lura uterus, tetapi di tuba fallopi. Penyebab kehamilan ini karena terjadinya penyempitan pada tuba fallopi maupun tumor pada tuba follopi. Pengguna IUD sebagai pengendali kehamilan meningkatkan resiko kehamilan ektopik.

Sindrom Premenstruasi.
Sindrom premenstruasi adalah sekumpulan gejala yang bervariasi yang muncul antara 7 - 14 hari sebelum masa menstruasi mulai dari biasanya berhenti saat menstruasi. PMS terjadi pada 70% wanita pada usia 25 - 45 tahun. Penyebab PMS diduga karena kekurangan vitamin dan progresteron. Gejala yang dialami antara lain pada tingkah laku terjadi perubahan personalitas. Pada fisik terjadi pada payudara yang sakit dan membengkak, dan pada kulit terjadi jerawat.


Hipogonadisme.
Hipogonadisme adalah kondisi penurunan produksi hormon androgen pada pria yang akan merusak produksi sperma dan meyebabkan fertilitas. Penyebabnya adalah kerusakan pada sel leydig penghasil testosteron dan tubulus seminierus yang menghasilkan sperma.

Impotensi (disfungsi ereksi)
Impotensi  merupakan suatu keadaan dimana ketidak mampuan pria untuk mencapai atau mempertahankan ereksi penis yang cukup untuk melakukan hubungan seksual. Penyebab impotensi 50% disebabkan karena faktor emosi dan mental, selain penyakit paru-paru, jantung, diabetas dan gagal ginjal.

Ejakulasi dini
ejakulasi dini adalah suatu kondisi ketidakmampuan pria dalam mengendalikan refleks ejakulasi selama hubunngan seksual. Penyebabnya adalah kegelisahan dan sering berhubungan dengan pengalamam seksual sebelumnya.

Torsi testis
Torsi testis adalah kondisi terpuntirnya gantungan spermatik secara abnormal yang disebabkan oleh rotasi testis atau mesorchium. Kasus ini sering terjadi pada pria usia 12 - 18 tahun.


MATERI DAN SOAL BIOLOGI SISTEM REPRODUKSI
  1. AIR SUSU IBU 
  2. FERTILISASI, KEHAMILAN DAN KELAHIRAN 
  3. KELAINAN PADA SISTEM REPRODUKSI
  4. ORGAN KELAMIN WANITA DAN OOGENESIS 
  5. ORGAN REPRODUKSI PRIA DAN SPERMATOGENESIS 
  6. PEMBENTUKAN GAMET PADA TUMBUHAN
  7. PEMELIHARAAN KESEHATAN ORGAN REPRODUKSI DAN PERILAKU SEKSUAL YANG SEHAT
  8. POLINASI/PERSARIAN DAN FERTILISASI 
  9. PUBERTAS DAN MENSTRUASI. 
  10. REPRODUKSI ASEKSUAL
  11. REPRODUKSI SEKSUAL
  12. Soal Biologi Sistem Reproduksi (2) 
  13. TEKNOLOGI REPRODUKSI 
  14. soal biologi sistem reproduksi


Sumber
BIOLOGI untuk SMA/MA kelas XI, R. Gunawan Susilowarno, dkk, Penerbit Grasindo, 2007
https://obatendometriosisalami05.wordpress.com/
http://kistaovarium.org/




PEMELIHARAAN KESEHATAN ORGAN REPRODUKSI
Massa remaja  merupakan masa dewasa awal yang umunya memiliki hasrat ingin tahu besar tentang kehidupan orang dewasa sehingga jika tidak dapat mengendalikan diri, mereka akan melakukan hal-hal yang sebenarnya belum banyak diketahui. Pendidikan seks (seks education) sebenarnya tidak sebatas hubungan kelamin antara laki-laki dan perempuan. Tetapi menyangkut aspek biologis, psikologi, social dan moralitas.
Kebutuhan seks merupakan salah satu ciri biologis manusia, tetapi yang membedakan manusia dengan makhluk lain adalah manusia sehat jasmani dan rohani memiliki aspek kontrol diri yang  baik karena itu pendidikan seks tidak hanya sebatas hubungan kelamin habis itu selesai, tetapi dari sisi tanggung jawab moral dan sosial. Sebab seksualitas sebenarnya merupakan bagian dari kehidupan manusia sehingga saat ini bukan hal yang tabu lagi tetapi perlu juga di cermati bahwa seksualitas bukan sarana pemuas nafsu belaka. Itulah mengapa manusia dianggap sebagai makhluk berbudi jika aspek pengendalian diri dapat dijalankan.
Pemeliharaan kesehatan organ reproduksi sebenarnya seperti menjaga kesehatan tubuh karena organ reproduksinya juka merupakan bagian dari sistem organ tubuh kita. Hal ini diawali dari kesehatan makanan/minuman yang dikonsumsi, kebersihan badan, juga aktifitas fisik seperti olah raga dan terlebih pola pergaulan sehat yang tidak berakibat pada rusaknya organ-organ tubuh dan organ kelamin. Adapun pola pergaulan yang berakibat pada rusaknya fungsi organ-organ tubuh, seperti pemakaian alkohol, napza dan free seks yang ketiga itu sangat erat kaitanya.

Berikut beberapa cara menjaga kesehatan organ alat reproduksi pada wanita :
- Disarankan agar kaum wanita membersihkan bagian luar vagina setelah buang air kecil atau air besar, seeloknya menggunakan air.
-  Hindari sering berlatih douching yaitu memasukkan jari atau ejakulasi ke dalam vagina dengan tujuan membersihkan bagian dalam vagina. Perbuatan ini akan menyingkirkan sejenis bakteri loctobacili dari vagina di samping mengungkapkan vagina dan bagian luar kemaluan pada bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi kulit.
-  Ketika haid, Anda disarankan sering mengganti pembalut terutama pada hari-hari yang banyak darah. Ini karena darah merupakan media yang paling sesuai untuk kuman berkembang biak.
-  Pasangan suami istri diggalakkan membersihkan alat kelamin dengan air sebelum dan setelah hubungan kelamin untuk menjamin kebersihan yang optimal. Amalkan membuang air kecil lebih kurang setengah jam setelah hubungan seks untuk mengurangi risiko infeksi pada kandung kemih.
-  Hindari menggunakan sabun atau menyapu shower gel pada alat kelamin karena dapat menyebabkan kekeringan dan iritasi kulit dan akan menjadi gatal. Beberapa wanita sensitif dan alergi pada kandungan pewangi serta buih sabun.
-  Selain dari itu, bengkak nanah juga dikaitkan dengan infeksi dan pasien mengeluh sakit dan demam. Perawatan adalah secara incisional dan drainage untuk menggeluarkan nanah dan konsumsi antibiotik. Bisul juga bisa terjadi pada wanita yang sering mencukur. Jadi kebersihan cukur harus dititikberatkan.
-  Celana dalam harus diganti setiap hari dan pada hari-hari yang mengalami keputihan, lebih baik memakai panty liner sehingga tidak menempel pada pakaian dalam yang menyebabkan ketidaknyamanan.
- Tanda-tanda keputihan yang berpenyakit seperti pertukaran warna dari jernih, putih kekuningan atau kehijauan atau berdarah. Jika keputihan terlalu banyak, kental kecil, gatal dan berbau, tanda-tanda bengkak, pedih atau sakit pada alat kelamin. Jika infeksi menyebar ke leher rahim atau sistem peranakan, wanita akan mengeluh sakit pada bagian bawah perut serta demam.
- Wanita yang mengalami keputihan pada alat sulit seharusnya harus tahu membedakan antara keputihan biasa dan yang berpenyakit. Keputihan normal dapat terjadi pada waktu-waktu seperti beberapa hari sebelum haid, ketika gairah seks, kehamilan dan klimakterik atau setelah menopause.
- Kebanyakan wanita sebenarnya tidak membutuhkan produk atau obat perawatan alat kelamin jika langkah-langkah yang disarankan diikuti dengan bijak. Obat hanya harus diambil untuk mengobati infeksi dan keputihan yang tidak normal.
- Sebaiknya wanita yang mengalami masalah keputihan disarankan dokter untuk mendapatkan konfirmasi apakah dia sakit atau tidak, sehingga pengobatan dapat diberikan sebelum penyakit menjadi lebih serius.
- Jika setelah menggunakan produk tersebut dan timbul rasa gatal, pedih, kemerahan, Anda disarankan tidak menggunakannya lagi dan jumpalah dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.
- Segelintir wanita merasa nyaman dan puas ketika mereka membersihkan dan merawat alat kelamin dengan produk yang berada di pasar. Anda disarankan memikirkan bahan makanan yang tidak mendatangkan efek samping, yang tidak mengubah ph vagina dan telah diuji kebersihannya.

Berikut beberapa cara menjaga kesehatan organ alat reproduksi pada pria :
- Sunat. Kalau tidak disunat, harus lebih teliti dalam membersihkan daerah kelamin. Sunat dapat menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi Anda karena kelenjar-kelenjar di sekitar ujung penis Anda setiap hari menghasilkan smegma, suatu zat berwarna putih dan agak lengket. Bila tidak dibersihkan, smegma akan membusuk, bercampur keringat dan bakteri sehingga menimbulkan bau tak sedap serta dapat menimbulkan infeksi. Pada penis yang disunat, kepala penis ada dalam keadaan terbuka sehingga mudah membersihkannya. Pada penis yang tidak disunat, masih ada kulit yang menutupi sebagian kepala penis, disebut kulup (foreskin). Biasanya, smegma menumpuk di balik kulit ini. Untuk membersihkan, tariklah kulup ke arah belakang, dan cuci bersih permukaan kepala penis dan juga kulit serta lipatan-lipatannya.
-  memiliki dan menggunakan pakaian dalam yang terbuat dari katun karena bahan ini dapat menyerap keringat dengan baik sehingga tidak menyebabkan lembab pada daerah kelamin Anda.
- Hindari juga dengan pemakaian celana dalam atau luar yang terlalu ketat karena selain akan membuat peredaran darah Anda tidak lancar, juga akan menyebabkan penis dan testis Anda menjadi kepanasan. Panas yang berlebihan akan menurunkan kualitas sperma sehingga menurunkan kemampuannya untuk membuahi sel telur.
- Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah buang air kecil.
- Penis harus dicuci dengan air dan sabun lembut minimal sehari sekali.
-  Sesudah mencuci alat kelamin, jangan lupa mengeringkannya dengan handuk atau lap sebelum memakai celana kembali. Hal ini penting untuk mencegah timbulnya jamur yang menimbulkan rasa gatal di sekitar alat kelamin karena jamur sangat mudah tumbuh di daerah yang lembab. 

PERILAKU SEKSUAL YANG SEHAT
Perilaku seksual yang sehat tidak dapat diperoleh begitu saja, tetapi berawal dari nilai-nilai yang ditanamkan oleh keluarga, kebiasaan, dan gaya hidup yang didapat dari lingkungan keluarga maupun masyarakatnya. Tekanan rekan-rekn sebaya sering membuat remaja semkin bingung, antara keinginan mengikuti pengaruh negatif rekannya atau mempertahankan kendali dirinya. Perilaku seksual erat kaitannya dengan perilaku emosi dan kematangan psikis, karena perilaku seksual yang sehat adalah bukan pada hubungan suami istri, tetapi pada lebih pada bagaimana memahami dan menngatasi dorongan seksualnya, misalnya dengan cara oleh raga, seni, jurnalistik, sosial dan kegiatan lain yang menimbulkan rasa percaya diri.
Pergaulan Menurut Islam
Surat Al Hujurot ayat 13. 
“Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”.
Allah berfirman bahwa Ia menciptakan manusia berbangsa – bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenali. Artinya, Allah swt memerintahkan manusia untuk bersosialisasi dan saling bergaul satu dengan yang lainnya. Allah swt juga menjelaskan di dalam ayat ini bahwa manusia diciptakan berbeda-beda dari berbagai suku dan bangsa, dan Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dengan apa yang dimiliki orang tersebut karena sesungguhnya yang paling mulia dihadapan Allah swt adalah orang yang paling bertakwa.
Pergaulan merupakan suatu fitrah bagi manusia karena sesungguhnya manusia merupakan makhluk sosial. Manusia juga memiliki sifat tolong-menolong dan saling membutuhkan satu dengan yang lainnya. Namun, di zaman sekarang ini banyak sekali remaja yang terjerembab dalam kemaksiatan akibat salah pergaulan, seperti maraknya video mesum, pemerkosaan, dan berbagai perilaku menyimpang lainnya. Hal ini dapat terjadi karena pergaulan tidak dibentengi dengan iman yang kokoh sehingga mudah tergoyahkan oleh arus pergaulan yang bersifat negatif.
Semakin maraknya pergaulan bebas di kalangan remaja, mengharuskan para remaja belajar tentang pergaulan yang benar secara islam dan sesuai syariat sejak dini.
Adab – adab pergaulan dalam islam :
- Pertama, hendaknya setiap muslim menjaga pandangan matanya dari melihat lawan jenis secara berlebihan. Dengan kata lain hendaknya dihindarkan berpandangan mata secara bebas. Perhatikanlah firman Allah berikut ini,
- Kedua, hendaknya setiap muslim menjaga auratnya masing-masing dengan cara berbusana islami agar terhindar dari fitnah. Secara khusus bagi wanita Allah SWT berfirman,
- Ketiga, tidak berbuat sesuatu yang dapat mendekatkan diri pada perbuatan zina (QS. 17: 32) misalnya berkhalwat (berdua-duaan) dengan lawan jenis yang bukan mahram. Nabi bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah berkhalwat dengan seorang wanita (tanpa disertai mahramnya) karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaithan (HR. Ahmad).
- Keempat, menjauhi pembicaraan atau cara berbicara yang bisa ‘membangkitkan selera’.
- Kelima, hindarilah bersentuhan kulit dengan lawan jenis, termasuk berjabatan tangan sebagaimana dicontohkan Nabi saw, “Sesungguhnya aku tidak berjabatan tangan dengan wanita.” (HR. Malik, Tirmizi dan Nasa’i).
- Keenam, hendaknya tidak melakukan ikhtilat, yakni berbaur antara pria dengan wanita dalam satu tempat. Hal ini diungkapkan Abu Asied, “Rasulullah saw pernah keluar dari masjid dan pada saat itu bercampur baur laki-laki dan wanita di jalan, maka beliau berkata: “Mundurlah kalian (kaum wanita), bukan untuk kalian bagian tengah jalan; bagian kalian adalah pinggir jalan (HR. Abu Dawud).


MATERI DAN SOAL BIOLOGI SISTEM REPRODUKSI
  1. AIR SUSU IBU 
  2. FERTILISASI, KEHAMILAN DAN KELAHIRAN 
  3. KELAINAN PADA SISTEM REPRODUKSI
  4. ORGAN KELAMIN WANITA DAN OOGENESIS 
  5. ORGAN REPRODUKSI PRIA DAN SPERMATOGENESIS 
  6. PEMBENTUKAN GAMET PADA TUMBUHAN
  7. PEMELIHARAAN KESEHATAN ORGAN REPRODUKSI DAN PERILAKU SEKSUAL YANG SEHAT
  8. POLINASI/PERSARIAN DAN FERTILISASI 
  9. PUBERTAS DAN MENSTRUASI. 
  10. REPRODUKSI ASEKSUAL
  11. REPRODUKSI SEKSUAL
  12. Soal Biologi Sistem Reproduksi (2) 
  13. TEKNOLOGI REPRODUKSI 
  14. soal biologi sistem reproduksi


Sumber :
BIOLOGI untuk SMA/MA kelas XI, R Gunawan Susilowarno, dkk, Penerbit Grasindo, 2007
http://ryanaircustomerservice.blogspot.com/2013/05/cara-menjaga-kesehatan-alat-reproduksi.html
http://www.purtierplacenta.com/perawatan-organ-reproduksi-pria/
https://fattfatma.wordpress.com/2013/07/31/aturan-pergaulan-menurut-syariat-islam/




Proses pertumbuhan anak manusia juga dituliskan di dalam Al-Qur'an Surat Al Haj ayat 5
Yang artinya :

Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.
Kurang lebih setiap 28 - 32 hari sekali ovarium melepaskan sebuah ovum ke dalam tuba fallopi. Jika sebelum terjadi kopulasi (hubungan kelamin) dan sperma dapat mencapai ovum, terjadilah fertilisasi di dalam tuba falopi. Bila dalam waktu 24 jam tidak dibuahi ovum akan mati dan dikeluarkan dari tubuh. Tetapi, sperma dapat bertahan selama beberapa hari di dalam ruang reproduksi wanita.

Hasil fertilisasi ialah zigot yang akan membelah menjadi embrio kemudian mencapai uterus dalam waktu 3 - 7 hari untuk implantasi/penanaman embrio di dalam rahim. Embrio tersebut akan mengalami proses organogenesis (pembentukan organ tubuh) di dalam rahim. Akibat pembelahan sel ini, maka terbentuklah 2 bagian utama yaitu embrio yang sebenarnya yang nantinya menjadi bayi dan membran ekstra embrio yang akan membentuk selaput amnion untuk melindungi janin dari goncangan. Plasenta merupakan jaringan yang kaya pembeluh darah dengan fungsi seperti usus bayi, yaitu menerima zat makanan, seperti fungsi paru-paru yaitu menerima O2 dan membuang CO2 dan fungsi seperti ginjal membuang urea. Plasenta ini, menghubungkan dinding uterus dengan yali pusar, sedangkan tali pusar, sedangkan tali pusar menghubungkan tubuh janin dengan plasenta.
Selama dua bulan pertama kehamilan struktur dasar organ bayi di bentuk, karena itu sangat peka terhadap hal-hal yang mengganggu tahap-tahap perkembangan bayi misalnya obat-obatan tertentu, goncangan jiwa, dan penyakit-penyakit tertentu.
Selama wanita hamil banyak terjadi pembentukan dan perubahan hormonal, antara lain hormon progresteron dan estrogen tetap dihasilkan oleh plasenta untuk mempertahankan dan menumbuhkan plasenta untuk menumbuhkan plasenta itu sendiri. Selama kehamilan sekresi FSH dan LH dihambat sehingga perkembangan folikel terganggu maka selama hamil wanita tidak menjadi menstruasi.
Setelah kurang lebih 9 bulan kehamilan, plasenta mengalami penuaan dan sekresi dari kelenjar hipofisis posterior meningkat , dan beberapa hormon lain yang merangsang kontrkasi uterus antara lain hormon prostaglandin juga meningkat. Perubahan hormon ini menyebabkan rasa sakit selama masa pra persalinan akibat kontraksi dinding rahim. Kemudian serviks (leher rahim) akan membuka dan dengan semakin kuatnya kontraksi uterus maka selaput amnion pecah dan keluarlah cairan amnion melalui vagina. Tidak lama kemudian bayi akan segera lahir, dan pemotongan tali pusar akan dilakukan lalu diikuti dengan keluarnya plasenta. Seorang bayi yang baru lahir biasanya akan menangis yang menandakan mulai berfungsinya katup paru-paru karena katup antara serambi kanan dan kiri menutup. Jika katup itu tidak menutup akan meyebabkan penyakit jantung bawaan.


MATERI DAN SOAL BIOLOGI SISTEM REPRODUKSI
  1. AIR SUSU IBU 
  2. FERTILISASI, KEHAMILAN DAN KELAHIRAN 
  3. KELAINAN PADA SISTEM REPRODUKSI
  4. ORGAN KELAMIN WANITA DAN OOGENESIS 
  5. ORGAN REPRODUKSI PRIA DAN SPERMATOGENESIS 
  6. PEMBENTUKAN GAMET PADA TUMBUHAN
  7. PEMELIHARAAN KESEHATAN ORGAN REPRODUKSI DAN PERILAKU SEKSUAL YANG SEHAT
  8. POLINASI/PERSARIAN DAN FERTILISASI 
  9. PUBERTAS DAN MENSTRUASI. 
  10. REPRODUKSI ASEKSUAL
  11. REPRODUKSI SEKSUAL
  12. Soal Biologi Sistem Reproduksi (2) 
  13. TEKNOLOGI REPRODUKSI 
  14. soal biologi sistem reproduksi

 
Sumber :
BIOLOGI untuk SMA/MA kelas XI, R Gunawan Susilowarno, dkk, Penerbit Grasindo, 2007
http://cirihamil.com/tabel-perkembangan-berat-dan-panjang-badan-janin/
 https://wandylee.wordpress.com/2012/04/07/pertumbuhan-dan-perkembangan-manusia/
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!