Tampilkan postingan dengan label biologi-lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label biologi-lingkungan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 31 Juli 2015

Limbah merupakan sumber daya alam yang telah kehilangan fungsinya akumulasi limbah memiliki potensi menjadi polutan dan mengganggu keindahan.
Bermacam-macam limbah yang ada di sekitar lingkungan manusia :
1. limbah cair
2. limah padat
3. limbah organik
4. limbah anorganik
5. limbah rumah tangga
6. limbah pabrik/industri
Upaya pengolahan dan penangan limbah yaitu dengan memanaatkan kembali limbah yang masih dapat dipakai.
Untuk mengurangi limbah padat dapat dilakukan proses penimbunan dalam skala besar kemudian dibakar yang dapat menghasilkan gas hasil pembakaran untuk menggerakkan turbin.
Di beberapa negara maju telah banyak dilakukan pemisahan sampah organik dan anorganik untuk daur ulang.

Bioteknologi Pengolahan Limbah.
A. Penghasil Gas Bio
Energi yang dikembangkan saat ini misalnya melalui produksi gas bio oleh mikroorganisme. Gas bio adalah gas metana yang di produksi oleh mikroorganisme di dalam medium kotoran ternak pada suatu tangki fermentor. Mikroorganisme kemudian mencerna kotoran itu menjadi gas metana yang dapat di alirkan ke rumah-rumah sebagai penghasil energi mirip gas elpiji. Sedangkan limbahnya dapat digunakan sebagai pupuk.

B. Pemisahan dan Pengolahan Limbah Logam Berat.
Chromium adalah limbah logam berat yang bersifat racun. Bakteri Enterobacter cloacae mampu mereduksi chromium menjadi tidak beracun.
Bakteri kemoaitotrof adalah bakteri yang hidup dari zat-zat organik misalnya besi dan belerang, dan memperoleh energi dari pemecahan bahan kimia tersebut. Energi yang diperoleh digunakan untuk mengubah karbondioksida dan air untuk disintesis menjadi zat-zat organik.
Keseimbangan Lingkungan
Keseimbangan lingkungan terjadi jika dinamika rantai makanan, jaring makanan dan piramida makanannya tepat, artinya tidak ada mata rantai yang hilang. Gangguan keseimbangan lingkungan dapat terjadi secara alami ataupun karena ulah manusia.

Polusi
Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi atau komponen lain ke dalam lingkungannya, atau perubahan tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga sehingga kualitas lingkungannya turun. Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran disebut polutan.
Timbulnya polusi erat kaitannya dengan berbagai aktifitas manusia diantaranya :
- kegiatan industri
- kegiatan pertambangan
- kegiatan transportasi
- kegiatan pertanian

Pencemaran lingkungan dapat dibedakan menjadi beberapa kriteria, yaitu :
Menurut tempat terjadinya :
- pencemaran udara
- pencemaran air
- pencemaran tanah
- pencemaran suara

Menurut macam polutannya
- kimiawi
- biologi
- fisik

Menurut tingkat pencemarannya
- pencemaran ringan
- pencemaran sedang
- pencemaran berat

Dampak Perubahan Lingkungan
Perubahan  lingkungan hidup  menyebabkan adanya gangguan terhadap keseimbangan karena sebagian dari komponen lingkungan menjadi berkurang fungsinya. Perubahan tersebut dapat terjadi karena campur tangan manusia atau faktor alami. Salah satu faktor penyebab perubahan lingkungan adalah pemakaian DDT

Pengelolaan Lingkungan 
Pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya terpadu dalam pemanfaatan, penataan, pemeliharaan, pengawasan, pengendalian, pemulihan dan pengembangan lingkungan hidup.
Manusia yang memilii beberapa kelebihan dibandingkan dengan organisme lain adalah komponen yang tepat untuk mengelola lingkungan. Manusia mampu merombak, memperbaiki dan mengkondisikan lingkungan seperti yang dikehendakinya. Hal ini dilakukan agar lingkungan tetap lestari. Salah satu pengelolaan lingkungan adalah recycling atau pendaurulangan.



Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!